
Perbasasi Perjuangkan Sofbol Masuk Porda 2018

"Untuk meloloskan sofbol ke Porda harus memenuhi persyaratan minimal memiliki tujuh kepengurasan aktif. Kami sudah bergerak untuk kembali menyusun kepenguran yang lalu serta membentuk pengcab baru di sejumlah daerah," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengprov Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan fokus memperjuangkan olahraga tersebut dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Daerah XVI/2018 di Kabupaten Pinrang, Sulsel.
Sekretaris Umum Perbasasi Sulsel Guntur di Makassar, Minggu, mengatakan telah melakukan konsolidasi dengan sejumlah pengcab yang selama ini tidak aktif untuk kembali bergerak sehingga bisa memenuhi persyaratan sofbol dipertandingkan di Porda 2018.
"Untuk meloloskan sofbol ke Porda harus memenuhi persyaratan minimal memiliki tujuh kepengurasan aktif. Kami sudah bergerak untuk kembali menyusun kepenguran yang lalu serta membentuk pengcab baru di sejumlah daerah," jelasnya.
Sejauh ini, kata dia, hanya dua pengcab yang masih aktif yakni Kabupaten Bone dan Makassar. Sementara lainnya seperti pengca perbasasi Sengkang, Pangkep, Luwu Utara, Luwu Timur dan Gowa sudah vakum sejak beberapa tahun terakhir.
Selain itu, pihaknya juga telah menerima usulan pembentukan pengcab dari beberapa daerah seperti Kabupaten Palopo dan tentu Pinrang selaku tuan rumah Porda 2018.
"Kami akan membentuk kepengurus dibeberapa daerah termasuk Pinrang selaku tuan rumah. Kabupaten Pinrang juga memiliki banyak atlet sofbol termasuk adik wakil Bupati Pinrang," katanya.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, sebelumnya telah mendorong pengprov Perbasasi Sulsel lebih serius mempersiapkan diri jika ingin cabang sofbol dipertandingkan pada ajang olahraga terbesar se-Sulsel tersebut.
Menurut dia, Perbasasi Sulsel harus kembali mengorganisasi kepengurusan di daeah sehingga bisa memenuhi persyaratan dipertandingkan di Porda 2014.
"Sofbol itu terakhir dipertandingkan pada Porda Bone 2006. Artinya cabang ini bisa langsung dipertandingkan asal memenuhi persyaratan minimal memiliki tujuh kepengurusan aktif di daerah," jelasnya.
Selain meng-aktifkan kembali kepengurusan yang sempat vakum, Pengprov Perbasasi Sulsel juga harus lebih intens melakukan lobi terhadap pihak penyelenggara dalam hal ini Kabupaten Pinrang.
"Selain aturan minimal memiliki tujuh pengurus cabang, juga harus mendapat persetujuan dari pihak penyelenggara Pinrang. Kita tentu mendukung jika sofbol kembali masuk sebagai salah satu cabang di Porda," ujarnya. N Yuliastuti
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
