Logo Header Antaranews Makassar

Menteri PANRB berduka atas kematian tiga ASN di DPRD Makassar

Sabtu, 30 Agustus 2025 18:10 WIB
Image Print
Kerabat membawa nisan Muhammad Akbar Basri yang menjadi korban kericuhan saat pemakaman di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/8/2025). Staf Humas dan Protokol DPRD Kota Makassar tersebut merupakan salah satu dari tiga orang korban meninggal dunia akibat terjebak di dalam gedung DPRD Makassar yang terbakar saat kericuhan pada Jumat 29 Agustus malam. (ANTARA/Arnas Padda)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berdukacita atas kematian tiga aparatur sipil negara (ASN) dalam peristiwa pembakaran gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8).

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia memandang tiga ASN tersebut, yakni Staf DPRD Kota Makassar Muh. Akbar Basri dan Syahrina Wati, serta Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung Syaiful Akbar telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara.

Oleh sebab itu, dia menegaskan hak-hak ASN yang gugur saat menjalankan tugas negara tersebut dipastikan akan dipenuhi dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut Menteri PANRB berharap situasi dapat segera kembali kondusif.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan bersama, baik bagi ASN, masyarakat, maupun aparat di lapangan.

Sementara bagi para ASN yang menjadi korban luka, Menteri Rini mendorong agar mereka segera mendapatkan penanganan yang memadai dan mohon didoakan agar kembali lekas sehat seperti sediakala.

"Saya berharap agar tidak ada lagi korban yang jatuh dalam aksi demonstrasi kali ini, baik dari masyarakat, ASN, maupun aparat," harapnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PANRB berdukacita atas kematian tiga ASN di DPRD Makassar



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026