Logo Header Antaranews Makassar

BI Sulsel perkuat peran koperasi syariah dan BMT lewat peningkatan kapasitas

Kamis, 16 Oktober 2025 04:41 WIB
Image Print
Suasana kegiatan peningkatan kapasitas dilakukan BI Sulsel bekerja sama dengan pihak Dinas Koperasi dan UKM Sulsel dengan menghadirkan peserta dari 24 kabupaten/kota Sulasel. ANTARA/HO-BI Sulsel

Makassar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat peran koperasi syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) melalui peningkatan kapasitas dalam rangka Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025.

"Ini sebagai bagian dari rangkaian BEKS 2025 yang berlangsung sepanjang bulan Oktober 2025," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel Riski Ernadi Wimanda di Makassar, Rabu (15/10).

Pihaknya menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Koperasi Syariah/BMT untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan manajerial koperasi syariah di wilayah itu.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sulsel yang diwakili Widya selaku Kepala Pusat Layanan Usah Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sulsel dan Manager Institutional and Strategic Engagement (ISE) Bank Syariah Indonesia (BSI) Region X Makassar Zaenal Abidin bersama Asisten Direktur BI Sulsel Dhony Iwan Kristanto,.

Peserta kegiatan itu, perwakilan koperasi syariah berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Sulsel, sedangkan dua narasumber, yakni Bachtiar Baso dan Muhammad Nurfitrani membahas penguatan kelembagaan koperasi syariah, manajemen risiko, serta penerapan tata kelola berbasis prinsip syariah, dan digitalisasi operasional koperasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Zaenal Abidin (BSI) membahas prospek kolaborasi pembiayaan antara BMT dan BSI.

Diskusi menyoroti potensi sinergi yang kuat antara lembaga keuangan syariah dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan masyarakat kecil, guna memperkuat ekonomi berbasis umat di daerah.

Melalui kegiatan ini, BI berupaya memperkuat peran koperasi syariah dan BMT sebagai pilar penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kegiatan peningkatan kapasitas itu, juga menjadi wadah sinergi antara BI, Dinas Koperasi dan UKM, lembaga keuangan syariah, serta pelaku koperasi syariah dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tingkat regional.

Bank Indonesia optimistis peningkatan kapasitas dan profesionalisme koperasi syariah akan berkontribusi besar terhadap penguatan ketahanan ekonomi masyarakat serta menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berlandaskan nilai-nilai syariah.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026