Makassar (ANTARA) - Personel Kodam XIV/Hasanuddin disiagakan untuk mengantisipasi bentrok antara dua kelompok warga di Kecamatan Tallo, Kota Kota Makassar.
"Personel TNI Kodam XIV/Hasanuddin diturunkan untuk membantu kepolisian dalam pengamanan dua kubu yang bertikai kemarin," kata Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko di Makassar, Kamis.
Bentrok antarkelompok di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang kerap terjadi dalam beberapa waktu ink mengakibatkan 13 rumah warga di Lorong Bugis hangus dibakar. Dua kelompok warga yang bertikai dari Kampung Sapiria dan Kampung Borta saling serang menggunakan busur panah, petasan dan benda tajam lainnya.
Bentrok tersebut menyebabkan satu orang meninggal ditembak menggunakan senapan angin pada Senin kemarin (17/11).
Bentrok antara warga Sapiria dan Kampung Borta di pekuburan Beroangin dihentikan aparat gabungan dari Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar.
Untuk mencegah terjadinya bentrok susulan dan meluasnya konflik di Kecamatan Tallo, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menurunkan pasukan untuk mengamankan area bentrok tersebut.
Pangdam menyiagakan 1 SSK Yonkav 10/Mendagiri dan 1 SST Kodim 1408/Makassar guna pengamanan di lokasi kejadian. Dia menegaskan bahwa TNI hadir untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga, melindungi masyarakat, dan mencegah jatuhnya korban.
"Saya memerintahkan seluruh prajurit yang diturunkan pengamanan di lokasi tawuran agar bertindak cepat, profesional, serta mengutamakan keamanan dan keselamatan masyarakat dalam setiap tindakan di lapangan," ujarnya.
Hingga saat ini situasi di lokasi telah berangsur kondusif, prajurit Kodam XIV/Hasanuddin terus melakukan pemantauan ketat, berpatroli, serta koordinasi dengan aparat terkait dan tokoh masyarakat untuk mencegah potensi bentrok lanjutan.

