Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulsel memperkuat intervensi stunting terpadu di Enrekang

Kamis, 18 Desember 2025 06:54 WIB
Image Print
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi ikut menanam bawang di sela-sela kegiatan peluncuran Program Genting dan Gerakan Makan Telur di Kabupaten Enrekang, Sulsel, Rabu (17/12/2025). ANTARA/HO-Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat intervensi stunting melalui peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan Gerakan Makan Telur di Kabupaten Enrekang, Sulsel.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi dalam keterangannya di Makassar, Rabu, menegaskan stunting merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan kolaboratif dan berkelanjutan.

“Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ini membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, hingga masyarakat,” ujar Fatmawati.

Pada kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain vitamin Taburia bagi 200 anak stunting dari Pemerintah Kabupaten Enrekang, paket stunting bagi 200 anak stunting dari Ibu Wakil Gubernur Sulsel yang terdiri atas susu, telur, vitamin, dan biskuit, serta bantuan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan (OPLP) kepada dua kelompok penerima.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Enrekang mencapai 34,3 persen dan menempati peringkat kedua tertinggi di Sulawesi Selatan.

Wagub mendorong pemanfaatan optimal bantuan intervensi stunting lebih dari Rp1 miliar, serta penguatan edukasi kepada masyarakat terkait penyebab stunting, termasuk penggunaan gawai pada anak usia di bawah dua tahun dan praktik pernikahan dini.

Selain itu, dirinya juga meminta agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan, termasuk program Jumat Bersih, terus digalakkan di seluruh kecamatan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting berbasis lingkungan.

“Hari ini kita launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Saya mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi, satu ASN mengasuh satu anak stunting. Kita berharap, setelah kunjungan ini, angka stunting di Enrekang dapat terus menurun,” tegasnya.

Peluncuran Genting dan Gerakan Makan Telur untuk Generasi Sehat dan Sejahtera ditandai dengan pembagian telur kepada 200 balita stunting dari 16 desa di Kabupaten Enrekang.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026