Logo Header Antaranews Makassar

Bimtek SP4N-LAPOR! untuk tingkatkan kualitas layanan publik

Rabu, 28 Januari 2026 17:22 WIB
Image Print
Peserta dari berbagai daerah di Sulawesi mengikuti Bimtek SPAN-LAPOR! yang dilaksanakan Kemendagri di Makassar, Rabu (28/1/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pranata Humas Ahli Madya Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri, Rega Tadeak Hakim, mengatakan bimbingan teknis operasionalisasi SP4N-LAPOR! dan pemanfaatan data Pengaduan merupakan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rega Tadeak dalam keterangannya di Makassar, Rabu, mengatakan bimtek SPAN-LAPOR (sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional - layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat) merupakan wujud komitmen Kemendagri dalam melakukan pelaporan, pembinaan dan evaluasi kinerja.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat bagaimana pemerintah daerah menerima, mengelola, dan menindaklanjuti laporan atau aduan masyarakat secara efektif,” ujarnya pada kegiatan Bimtek di Makassar.

Ia menegaskan keterbukaan informasi publik serta pengelolaan pengaduan yang baik merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel Andi Winarno Eka Putra, menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri, khususnya Pusat Penerangan, atas kepercayaan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan strategis tersebut.

“Pengelolaan pengaduan pelayanan publik merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Aduan masyarakat adalah bentuk partisipasi publik dalam mengawal kualitas pelayanan dan kebijakan pemerintah,” katanya.

Ia mengungkapkan hasil evaluasi Kemendagri menunjukkan pengelolaan pengaduan di daerah, termasuk di wilayah Sulawesi, masih perlu diperkuat, baik dari sisi diseminasi layanan, pemanfaatan data aduan, maupun kinerja pengelola SP4N-LAPOR!.

Oleh karena itu, menurut dia, pelaksanaan bimbingan teknis ini menjadi sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas serta kompetensi pengelola pengaduan di daerah.

Ia menegaskan pengelola SP4N-LAPOR! tidak hanya berperan sebagai operator aplikasi, tetapi juga sebagai penghubung utama antara masyarakat dan pemerintah.

"Disiplin waktu, kualitas respons, serta pemanfaatan data pengaduan sebagai bahan evaluasi kebijakan menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan," ujarnya.

Peserta kegiatan bimtek tersebut berasal dari pengelola pengaduan Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, serta kabupaten dan kota se-Provinsi Sulawesi Selatan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026