
Prof Wasir Thalib Pimpin PGRI Sulsel

"Dalam Konferensi PGRI Sulsel ini memang hanya diikuti dua kandidat...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, Prof Dr H M Wasir Thalib memimpin organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia Sulsel setelah terpilih dalam Konferensi Kerja PGRI di Makassar, Minggu.
Ketua LPMP Sulsel itu terpilih secara setelah mengungguli kandidat lainnya yakni HM Natsir Mas`ut. Prof Wasir terpilih menggantikan ketua sebelumnya yakni Abdullah Djabbar yang telah meninggal dunia pada September 2014.
"Dalam Konferensi PGRI Sulsel ini memang hanya diikuti dua kandidat. Pemilihan ketua PGRI Sulsel ini untuk periode 2014-2019," jelas Prof Wasir seusai pemilihan.
Pada pelaksanaan konferensi PGRI Sulsel 2015 ini diikuti sebanyak 24 perwakilan kabupaten kota. Dari 24 organisasi PGRI kabupaten/kota se-Sulsel tersebut memperebutkan sebanyak 36 suara.
Jumlah suara ini memang lebih banyak karena ada beberapa daerah yang memiliki hak suara lebih dari satu seperti PGRI Kabupaten Bone (tiga suara), Kabupaten Soppeng (tiga suara), Kabupaten Sengkang (tiga suara), dan Kota Makassar dengan dua suara.
Beberapa daerah, lanjut dia, memang memiliki suara yang lebih banyak karena jumlah anggota aktif yang lebih besar.
Sementara Kandidat yang bisa bertarung di Konferensi PGRI Sulsel, kata dia, sebenarnya ada 85 orang. Namun pada perjalannya hanya dua kandidat yang bersedia untuk mengisi posisi yang ditinggalkan almarhum Abdullah Djabbar.
"Saya akan berjuang menjaga amanah ini dengan baik. Kita juga telah menyiapkan sejumlah program untuk kemajuan organisasi kedepan," katanya.
Untuk program kedepan, menurut dia, tetap melanjutkan agenda yang telah menjadi visi dan misi PGRI diantaranya meningkatkan kualitas anggota, melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah hingga memberikan perlindungan terhadap guru.
Khusus poin ketiga, pihaknya mengaku akan lebih aktif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.
"Tentu banyak lagi yang akan menjadi agenda kita kedepan. Kami juga akan berupaya mencarikan solusi terbaik terhadap kondisi yang dialami guru yang hingga kini belum mendapatkan sertifikasi," kata Ketua Harian Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulsel tersebut. Agus Setiawan
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
