
Penyaluran uang tunai BRI Makassar berkurang 14 persen untuk Lebaran

Makassar (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Region 15 Makassar mencatat penurunan penyaluran uang tunai sebesar 14 persen dibanding tahun sebelumnya untuk momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Tahun ini, BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 miliar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Hari Raya Nyepi dan dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri 2026 ini.
"Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 14 persen, sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai," Regional CEO BRI Makassar D Argo Prabowo di Makassar, Kamis.
Dia menyampaikan penyediaan uang tunai tersebut diproyeksikan BRI Makassar untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur tujuh hari yakni pada 18-24 Maret 2026.
"BRI juga memastikan distribusi uang tunai dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan unit kerja serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang," kata Argo.
Dijelaskan bahwa kebutuhan uang tunai tahun ini dapat dihitung lebih efisien seiring meningkatnya preferensi masyarakat untuk bertransaksi secara digital.
Kata dia, BRI memproyeksikan kebutuhan kas pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 sebesar Rp779 miliar menyesuaikan tren transaksi digital yang makin diminati oleh masyarakat dibanding transaksi tunai.
"Meski demikian, kami tetap memastikan ketersediaan kas yang memadai agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026," tambahnya.
Adapun serangkaian langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan BRI dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Penyediaan likuiditas tersebut juga menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta menjaga kualitas layanan perbankan tetap optimal selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Di sisi lain, BRI turut mengoptimalkan jaringan 70 ribu BRILink Agen yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku, sehingga masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan aman dan mudah.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
