
Sembilan orang tewas akibat bentrokan di perbatasan Pakistan-Afghanistan
Karachi (ANTARA) - Pakistan menuduh pasukan perbatasan Afghanistan menargetkan warga sipil dalam rangkaian bentrokan perbatasan terbaru, yang menurutnya menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 15 lainnya dalam dua hari terakhir.
Menteri Informasi Islamabad, Attaullah Tarar, dalam unggahan di platform media sosial X pada Jumat (1/5) menyatakan bahwa korban tewas termasuk perempuan dan anak-anak, serta 12 orang lainnya terluka pada Kamis.
Tarar mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi akibat penargetan warga sipil tanpa provokasi dan bersifat kriminal oleh pasukan perbatasan Afghanistan di distrik suku Bajaur, wilayah barat laut.
Ia menambahkan bahwa pada Jumat, tiga warga sipil yang sedang bermain kriket terluka akibat serangan drone quadcopter yang disebutnya terang-terangan dan memalukan oleh Fitna Al Khwarij.
Islamabad menyebut militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang anti Pakistan sebagai Fitna Al Khwarij, yang menurut pihak Pakistan didukung oleh Kabul.
Kendati demikian, tidak ada reaksi langsung terhadap tuduhan Islamabad dari Kabul, yang di masa lalu telah membantah mendukung TTP.
Sumber: Anadolu
Berita sselengkapnya :: Pakistan: Sembilan orang tewas akibat bentrokan dengan Afghanistan
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026