Logo Header Antaranews Makassar

Hari lahir Pancasila, Rektor Unhas tegaskan peran kampus menjaga nilai kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 18:53 WIB
Image Print
Suasana upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin (1/6/2026). ANTARA/HO-Unhas

Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Jamaluddin Jompa menegaskan peran kampus menjaga nilai kebangsaan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Basket Kompleks UKM Unhas Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan Senin.

"Hari Lahir Pancasila bukan sekedar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum reflektif untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Dirinya menyampaikan Pancasila telah terbukti menjadi “bintang penuntun” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Di tengah ketidakpastian global, ancaman fragmentasi sosial, hingga percepatan disrupsi teknologi, katanya, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa yang mempersatukan keberagaman lebih dari 17.000 pulau serta ratusan kelompok etnis dalam satu identitas kebangsaan.

"Pancasila menjadi jangkar moral yang menjaga arah pembangunan nasional sekaligus fondasi ketahanan bangsa menghadapi perubahan dunia," katanya mengutip amanat Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam konteks tersebut, Pancasila menjadi landasan utama pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia.

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral dapat menyesatkan,” ujarnya.

Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau teks yang dihafalkan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari sikap saling menghormati, menjunjung persatuan, hingga mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Ia mengajak civitas academica Unhas untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa.

Indonesia akan tetap menjadi bangsa besar yang dihormati dunia selama mampu mempertahankan religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari Pancasila.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026