Logo Header Antaranews Makassar

Pengamat: sektor properti kembali membaik akhir 2015

Jumat, 20 Maret 2015 20:25 WIB
Image Print
"Sekarang pengembang mulai `take off` lagi, tetapi mereka harus melihat segmen pasar dengan baik...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengamat properti Ali Tranghanda mengatakan, sektor properti akan kembali membaik pada kwartal ke-3 pada 2015 dengan melihat indikasi ekonomi yang membaik.

"Sekarang pengembang mulai `take off` lagi, tetapi mereka harus melihat segmen pasar dengan baik," kata Ali disela-sela Seminar Indonesia bertema "Indonesia Properti Outlook 2015" di Makassar, Jumat.

Menurut dia, dengan pergerakan BI rate yang diikuti suku bunga yang turun akan menjadi indikator bagi prospek properti pada 2015.

Meskipun diakui, kondisi nilai tukar rupiah masih belum stabil, namun itu diprediksi tidak berlangsung lama, sehingga ekspektasi bagi para pengembang akan semakin membaik.

"Prospek properti pada 2015 akan bergerak membaik, meskipun sempat ada `market schock` pada awal 2015 karena nilai kurs rupiah melemah," katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, pengembang harus pandai mengatur strategi menyasar konsumennya. Kalau selama ini, sasarannya pada kelas ekonomi menengah ke atas, maka harus mengubah ke segmen menengah.

Sementara mengenai perkembangan properti dari tahun ke tahun, Ali mengatakan, pada 2013 ke 2014 mengalami penurunan sekitar 10 persen, sedang 2014 ke 2015 mengalami penurunan 20 persen.

"Pada kwartal pertama 2015 juga masih mengalami penurunan, namun ke depannya diprediksi akan membaik," katanya.

Pada kesempatan tersebut dia juga mengimbau agar tidak menjadikan sektor properti ini sebagai objek spekulan, karena itu akan memperburuk kondisi di sektor properti. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026