Logo Header Antaranews Makassar

Penas XVII, Unhas hadirkan inovasi agrokompleks

Jumat, 26 Juni 2026 15:06 WIB
Image Print
Beragam produk inovasi agrokompleks Unhas dihadirkan pada ajang Penas 2026 di Gorontalo, 20-25 Juni 2026.ANTARA/HO-Unhas (.)

Makassar (ANTARA) - Universitas Hadanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi agrokompleks pada ajang Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 sebagai bagian dukungan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas Asmi Citra Malina PhD dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan berbagai inovasi unggulan yang lahir dari aktivitas penelitian dan pengembangan para dosen serta peneliti yang diperkenalkan termasuk di antaranya Jagung Jago, Ayam Alope dan drone pertanian.

Produk-produk tersebut hadir untuk menjawab tantangan sektor agrokompleks, mulai dari peningkatan produktivitas komoditas, penguatan nilai tambah hasil produksi, pengelolaan pascapanen, hingga pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, berbagai inovasi yang ditampilkan menarik perhatian pengunjung dari beragam kalangan, termasuk delegasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari berbagai provinsi, pelaku usaha, mitra pembangunan, hingga perwakilan pemerintah daerah.

Interaksi yang terbangun tidak hanya menjadi sarana promosi hasil riset, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai peluang penerapan teknologi dan pengembangan kerja sama di berbagai daerah.

Ia menegaskan, partisipasi pada Penas XVII merupakan bagian dari komitmen Unhas untuk memperkuat hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa hasil riset tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat ditransformasikan menjadi produk dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi petani, nelayan, pelaku usaha, serta mendukung program swasembada pangan nasional,” jelas Asmi.

Forum seperti Penas juga membuka peluang kolaborasi yang lebih besar dengan berbagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat transfer teknologi, memperluas akses pasar, dan mendorong komersialisasi hasil riset yang berkelanjutan.

“Hilirisasi menjadi salah satu fokus utama Unhas dalam membangun dampak riset. Kami terus mendorong agar inovasi yang lahir dari kampus dapat terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan produktivitas serta kesejahteraan sektor pangan nasional,” kata Asmi.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026