Logo Header Antaranews Makassar

Kaderisasi Muhammadiyah di Sulsel berjalan lamban

Rabu, 14 Oktober 2015 19:28 WIB
Image Print
"Organisasi otonom itu seperti Pelajar Muhammmadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah, Pemuda...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kaderisasi kepemimpinan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan sangat lambat akibat kurangnnya sosialisasi kader muda yang telah menyelesaaikan kepengurusannya di Organisasi Otonom.

"Organisasi otonom itu seperti Pelajar Muhammmadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah, Pemuda
Kaderisasi kepemimpinan di Sulsel," kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Dr H Mahmud Nuhung di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, Muhammmadiyah Sulsel untuk periode mendatang 2015 - 2020 mendatang, nyaris kesulitan mendapatkan peluang untuk lolos menjadi pengurus Muhammadiyah mendatang, karena mereka tidak dikenal oleh pengurus Muhamadiyah di tingkat Cabang dan daerah yang memiliki hak pilih pada Musyawarah Wilayah Muhammadiyah ke-36 mendatang di Palopo pada 24 Desember 2015.

Nuhung, mengatakan, kedepan dalam Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah di Palopo, sebaiknya di munculkan ketua baru dari tokoh muda yang saat ini hampir semuannya telah memiliki pengalaman memimpin baik di

hampir semuannya telah memiliki pengalaman memimpin baik di Ormas, Ortom, dan sebagai pengalaman di birokrasi dan lembaga kemasyarakat baik untuk tingkat Nasional maupun regional.

Menghadapi pergerakan bangsa dan negara ini, Muhammadiyah harus cerdas menenmpatkan kader - kadernnya dalam memacu pergerakan Dakwah amar ma`ruf Nahi Mungkar terutama dalam progres gerakan Muhammadiyah hasil Muktamar.

Sementara itu, Tawalla, Wk. Ketua PImpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gowa mengatakan, sistem program Dakwah yang dikembangkan Muhammadiyah saat ini sudah perlu diselaraskan dengan perkembangan zaman.

"Apalagi saat ini, program dakwah harus meneyentuh masyarakat secara langsung terutama untuk tiga komunitas dakwah, yakni dakwah di masyarakat kota, pedesaan dan masyarakat Media sosial yang saat ini seperti menjadi penentu dalam perkembangan masyarakat modern," katanya.

Adapun swjumlah nama yang menjadi calon yang di ususn Muhammadiyah Daerah se Sulsel, masing -masing, Dr. Furqan Naiem, Dr.Mahmud Nuhung,Dr.Ramli Haba, Drs.HM.Husni Yunus,M.Pd, Drs.H.Mawardi Pewangi,M.Pd.I, I.HM. Darwis Lantik,M.Si, Ir.HM. Syaiful Saleh,M.Si, Dr. Irwan Akib, KH.Ahmad Tawalla, KH. Iskandar Tompo, Prof.Dr. Ambo Asse, Dr. H.Gagaring Pagalung,Drs.KH. Jalaluddin Sanusi, untuk Muhammadiyah.

Sedang untuk pengurus Aisyiyah ada beberapa nama yang mulai disiapkan adalah Prof.Dr.H. Nurnaningsi, Dr. Hj. Muliati Amin, Dra.Hj. Chaeriyah, Dra. Surya Palamma, Dra.Hidaya Quraisy, Nurhayati Azis, serta sejumlah kader lainnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026