Logo Header Antaranews Makassar

11 Negara Daftar Forum Rumput Laut Di Makassar

Sabtu, 24 Oktober 2015 17:13 WIB
Image Print

Makassar, (Antara) - Sebanyak 11 negara telah mendaftarkan diri pada Forum Rumput Laut Indonesia ke 3 atau The 3rd Indonesia Seaweed Forum (ISF 3) yang diselenggarakan di Makassar pada 11 - 15 November 2015.

Sekjen Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia, Arman Arfah mengemukakan hal itu di Makassar, Sabtu.

"Negara yang sudah mendaftarkan diri adalah India, Arab Saudi, Prancis, Jepang, Philipina, Spanyol, Maroco, Malaysia, Argentina, Australia, Swiss, Vietnam dan lainnya masih menyusul," katanya.

ISF 3 diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia, Pembudiyaan Rumput Laut Indonesia dan Masyarakat Rumput Laut Indonesia.

"ISF 3 adalah forum bertaraf internasional yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali, sebagai media promosi dan pertukaran informasi," ujar Ketua Umum Pembudiyaan Rumput Laut Indonesia tersebut.

Arfan mengatakan forum ini merupakan
sarana untuk membangun kerjasama bisnis guna mendorong pengembangan industri rumput laut Indonesia sebagai produsen rumput laut terbesar di dunia.

"Forum ini untuk mendekatkan pasar hulu dan hilir rumput laut dan untuk mengurangi permainan harga," katanya.

Dia mengatakan ISF 3 diisi dengan workshop nasional, konferensi dan pameran internasional pengembangan rumput laut, pencanangan Gemari Sehat (Gerakan Makan Rumput Laut Indonesia Sehat), bisnis forum internasional.

"Workshop rencana mengundang Menteri Koperasi, Menteri Agraria dan Tata Ruang. Kemudian pentas musik pesisir, kunjungan lapangan ke Takalar, Unido program, BPPT program serta Rakornas Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia," katanya.

Arfan mengatakan bagi yang ingin mendaftar bisa mengunjungi website http://isf-indonesiaseaweedforum.com/index.php/web/daftar untuk pendaftaran atau melalui
isf3indonesiaseaweedforum@gmail.com.

Pada kesempatan yang sama dia mengatakan saat ini produksi rumput laut Sulsel mencapai 300 ribu ton dari total produksi nasional dan 200 ribu diantaranya untuk ekspor.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026