
BKPMD Sulsel optimistis lampaui target penanaman modal

"Kami optimistis dapat melampaui target tersebut karena pada akhir tri wulan III...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Investasi BKPMD Sulawesi Selatan (Sulsel) Indiani Ismu mengatakan pihaknya optimistis mampu melampaui target penanaman modal yang dalam RPJMD diproyeksikan mencapai Rp7 triliun.
"Kami optimistis dapat melampaui target tersebut karena pada akhir tri wulan III, tercatat nilai investasi yang masuk sudah mencapai Rp6,8 triliun," kata Indiani di Makassar, Kamis.
Nilai investasi tersebut, kata dia, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD45,5 ,juta dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,06 triliun.
Apalagi, lanjutnya, saat ini masih ada Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari para pengusaha yang belum disetorkan.
"Nantinya itu.akan tercatat dan masuk di Triwulan ke-IV," tambahnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dari nilai investasi tersebut, sektor pertambangan dan sektor industri memberikan kontribusi yang cukup besar.
Ia juga berharap para pengusaha dapat benar-benar mematuhi batas waktu penyampaian laporan LKPM.
"Mungkin karena kesibukannya sehingga mereka tidak menyetorkan. Ke depan, kami berharap masalah keterlambatan LKPM ini sudah tidak terjadi lagi, sehingga kalkulasi data investasi yang ada dapat up date," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPMD Sulsel AM Yamin mengatakan iklim investasi yang ada di Sulsel saat ini yang bertumbuh dengan cukup baik.
"Setelah melihat nilai dari laporan yang masuk, kita optimis target itu bisa tercapai. Apalagi saai ini hal itu didukung dengan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi, termasuk kemudahan izin," tutupnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
