
PBSI puji mental bertanding atlet putri Sulsel

"Tertinggal 0-2 memang bukan sesuatu yang menyenangkan...
Makassar (ANTARA Sulsel) - PBSI Sulawesi Selatan memuji mental bertanding pebulu tangkis putri Sulsel yang pantang menyerah saat menghadapi Sulawesi Tenggara dalam laga penentuan juara pra-PON Wilayah V di GOR Dafest Sport Centre Makassar, Sulsel, Kamis.
Ketua Umum PBSI Sulsel, Devo Khaddafi usai laga mengakui cukup terkejut setelah beregu putri Sulsel yang sempat tertinggal 0-2 dari Sultra justru mampu membalikkan keadaan sekaligus memenangkan pertandingan dengan skor 2-3.
"Tertinggal 0-2 memang bukan sesuatu yang menyenangkan. Namun ternyata dengan mental yang maksimal akhirnya mampu membalikkan keadaan sekaligus membawa Sulsel tampil sebagai juara pra-PON Wilayah V," jelasnya.
Pujian yang diberikan Ketua PBSI Sulsel itu memang cukup beralasan. Sebab persoalan atlet Sulsel sejauh ini memang menyangkut masalah mental bertanding. Kondisi itupun yang membuat Sulsel oleh para pebulu tangkis nasional disebut menjadi kendala yang membuatnya sulit bersaing dari wakil Pulau Jawa.
Namun kondisi yang menjadi kendala selama ini sepertinya mulai berubah setelah suksesnya tim putri membalikkan keadaan meski sempat tertinggal 0-2 setelah dua tunggal mereka kalah dari tungga Sultra.
"Saya juga sempat menganggap kita hanya bisa tampil sebagai runner-up. Mental atlet itu biasanya memang drop setelah timnya kalah. Saya apresiasi perjuangan para atlet yang sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya," katanya.
Menghadapi Sultra di babak penentuan juara pra-PON hari ini, pelatih Sulsel menurunkan tunggal putri Nurul Azizah Lamante menghadapi tunggal putri Sultra Isra Faradillah. Keputusan pelatih ternyata tidak berjalan lancar dan wakil pertama Sulsel harus mengakui keuggulan lawannya dengan dua set langsung 21-15 dan 21-5.
Selanjutnya dipertandingan kedua, Sulsel kali ini mempercayakan pada sosok Desy Dwi Putri untuk bisa membalas kekalahan. Sayang tunggal putri ini juga ternyata tidak mampu meredam permainan Sesari Nisa Affi dari Sultra dengan skor 23-21 dan 21-10.
Tertinggal 0-2, tim pelatih tinggal berharap dari tunggal ketiga Sulsel atas nama Liska Ayu Ningsi. Harapan itu ternyata lahir setelah mampu mengalahkan Maharani yang juga melalui dua set langsung 17-21 dan 17-21. Kemenangan ini juga sekaigus memperpanjang nafas Sulsel untuk bisa tampil sebagai juara pra-PON Wilayah V.
Seakan termotivasi atas kemenangan rekannya, pasangan ganda putri Sulsel yakni Khaeriah Rosmini/Suci Ramadhani Lahe tampil begitu baik. Penampilan itu gagal diredam pasangan Sultra Isra Faradilla/Sesari Nisa Affi dan pertandingan berakhir dengan skor 13-21 dan 19-21 sekaligus membuat kedudukan menjadi 2-2.
Pada pertandingan kelima yang juga penentuan, Sulsel yang tampil di atas angin tidak ragu menurunkan pasangan Desty Yuliana dan Desy Dwi Putri. Sementara dari Sultra menurunkan Maharani dan Yui Astuti.
Mendapat dukungan dari penonton membuat pasangan putri Sulsel memastikan diri membawa timnya tampil sebagai juara usai mengalahkan pasangan putri Sultra dengan skor 16-21 dan 12-21.
"Apa yang diperlihatkan tim putri hari ini tentu kita harapkan bisa juga diikuti tim putra yang kembali akan menghadapi Sultra di laga penentuan besok (20/11)," ujar Devo.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
