Makassar (ANTARA Sulsel) - Induk Koperasi Kartika (Inkopkar) TNI Angkatan Darat mengelar Operasi Pasar di 21 Provinsi termasuk Makassar guna membantu masyarakat akibat ulah spekulan menaikkan harga jelang Natal dan Tahun Baru.
"Operasi pasar ini dilakukan karena adanya permintaan dari masyarakat, fokus operasi pasar berada di daerah-daerah di luar Pulau Jawa yang mengalami kenaikan harga," kata Ketua Umum Inkopkar TNI AD Brigjen TNI Felix Hutabarat, Jumat.
Menurut dia, Kopkar menggandeng sejumlah distributor di 21 Propinsi se Indonesia, di luar daerah Pulau Jawa. Targetnya masyarakat bisa mendapatkan harga gula di pasaran dibawah Rp11 ribu per kilo gram tingkat pengecer.
Diketahui Jelang momen perayaan Hari Natal dan Tahun Baru harga sejumlah barang kebutuhan pokok melonjak naik drastis akibat ulah spekulan nakal menimbun stok lalu menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan secara instan.
Bahkan sejumlah bahan pokok, seperti gula pasir, di Makassar, Sulawesi Selatan, harga sebelumnya di bawah Rp10 ribu kini naik menjadi 11.600 per kilogram. Sementara di daerah luar Makassar menembus diangka Rp12 ribu perkilo gram.
Untuk daerah Sulawesi , selain gula tebu, diduga banyak beredar gula rafinasi yang harusnya diperuntukan untuk industri makanan dan minuman bukan bahan konsumsi harian.
"Inilah kami lakukan untuk menekan harga akibat ulah spekulan yang merugikan masyarakat. Dengan OP ini kami berharap bisa membantu masyarakat untuk ketersediaan sembako," tambah Felix.
Sebelumnya Inkopkar dan Kementerian Dalam Negeri sukses menggelar Operasi Pasar Gula di bulan puasa hingga satu pekan setelah perayaan Idul Fitri tahun 2015 lalu. Jumlah gula yang telah tersalurkan sebanyak 68.358 ton.
Salah satu konsumen Daeng Ramli warga Maccini, Makassar menyatakan sangat terbantu untuk menekan pengeluaran dengan adanya Operasi Pasar di Lapangan Hasanuddin tersebut
"Harganya murah, kualitasnya bagus, kami berharap operasi pasar sering-sering dilakukan karena sanggat membantu," katanya.
Distributor Gula OP untuk wilayah Sulsel, Ridwan, pada kesempatan itu mnyebutkan pihaknya telah mendistribusikan dua ribu ton gula pasir selama dua bulan hingga akhir Desember 2015.
Operasi pasar tersebut merupakan kelanjutan dari operasi pasar sebelumnya digelar pada bulan ramadhan lalu. Sejak Juli lalu dia telah mendistribusikan lebih dari 20 ribu ton gula pasir untuk wilayah Sulsel.

