Logo Header Antaranews Makassar

PSM Makassar persilahkan Muchlis perkuat PS Polri

Kamis, 3 Maret 2016 13:34 WIB
Image Print
Pihak Polri mengaku hingga kini memang belum memiliki pemain yang tepat untuk mengisi posisi striker...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Manajemen PSM Makassar akhirnya berubah sikap dengan mengizinkan Muchlis Hadi Ning untuk memperkuat PS Polri menghadapi Piala Bhayangkara yang rencana diadakan pada Maret 2016.

Humas PSM, Ramli Manong di Makassar, Kamis, mengatakan keputusan manajemen ini juga dikarenakan permintaan dan harapan besar dari pihak PS untuk bisa menggunakan jasa mantan pemain timnas U-19 tersebut.

"Pihak Polri mengaku hingga kini memang belum memiliki pemain yang tepat untuk mengisi posisi striker. Intinya mereka begitu membutuhkan tenaga Muchlis Hadi untuk menghadapi turnamen Piala Bhayangkara 2016," katanya.

Ia menjelaskan, pemain yang bersangkutan menurut rencana akan bertolak ke Jakarta dan bergabung dengan pemain lainnya termasuk Maldini Pali yang lebih dulu bergabung dalam tim PS Polri, sore ini.

"Rencanannya akan berangkat ke Jakarta sore ini. Kita berharap pemain yang bersangkutan bisa memperlihatkan kemampuan terbaiknya saat memperkuat PS Polri," jelasnya.

Direktur Klub PSM Makassar, Sumirlan berharap pemain yang bersangkutan bisa terhindar dari maalah atau mengalami cedera serius yang justru membuat dirinya tidak mampu memperkuat PSM kembali di Indonesia Soccer Championship (ISC) yang diadakan 15 April 2016.

"Kita hanya meminta pemain yang bersangkutan bisa menjaga diri. Apalagi pelaksanaan ISC 2016 juga sudah sebentar lagi akan digelar," katanya.

Dengan bergabungnya Muchlis Hadi Ning, kata dia, maka sudah ada tiga pemain PSM yang kini memperkuat PS Polri. Dua diantaranya lebih dulu bergabung yakni Mandini dan Ahmad Hari atau yang akrab disapa Ucok.

Manajemen PSM sebelumnya memang sempat menolak meminjamkan Muchlis karena kondisi tim yang juga belum lengkap. Apalagi Muchlis memang dipersiapkan masuk dalam skuad utama tim Juu Eja menghadapi Indonesia Super Competititon (ISC) pada April 2016.

"Namun karena pemain yang bersangkutan begitu dibutuhkan di PS polri maka kita akhirnya rela melepasnya," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026