Logo Header Antaranews Makassar

Aliyah minta warga Bantaeng hindari kosmetik dan obat ilegal

Jumat, 3 Juni 2016 23:11 WIB
Image Print

Bantaeng, (Antara Sulsel). , Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham menghimbau kepada masyarakat Bantaeng untuk menghindari penggunaan kosmetik dan obat-obatan ilegal.

Hal tersebut disampaikan pada acara Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) obat, kosmetik dan makanan, yang terlaksana atas kerjasama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Gedung Balai Kartini Bantaeng.

Dengan mengangkat tema Waspada Obat Tradisional dan Kosmetik Ilegal, Aliyah mengajak peserta sosialisasi untuk menjadi konsumen cerdas sebelum membeli produk-produk kecantikan, obat-obatan serta makanan dengan melakukan cek KLIKK, yaitu mengecek Kemasan, Label, Izin edar, Kegunaan dan Kadaluarsa.

"Sosialisasi ini merupakan Program Nasional yang dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat lebih mengetahui dan mengenal bahaya kosmetik dan obat-obatan ilegal. Apalagi menjelang ramadhan, konsumen harus benar-benar teliti sebelum membeli", tegasnya.

Sementara itu mewakili Bupati Bantaeng, Sekretaris Daerah Abdul Wahab mengatakan bahwa sosialisasi ini sangatlah bermanfaat.

"Sekarang ini banyak orang yang terlena ingin cantik dengan instan tanpa memahami bahayanya penggunaan kosmetik ilegal. Begitu juga dengan obat-obatan dan makanan, orang-orang kurang teliti dengan tanggal kadaluarsanya. Maka dari itu diharapkan dengan terlaksananya sosialisasi ini, masyarakat dapat memilah mana saja kosmetik, obat dan makanan yang tidak memiliki izin edar dari BPOM," katanya.

Bantaeng merupakan kabupaten ketiga di Sulawesi yang menjadi tempat pelaksanaan sosialisasi.

Acara dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia demi menyukseskan Program Pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.

Tampak hadir pada kegiatan sosialisasi ini antara lain Asisten II Bidang Ekbang Setda Syamsul Suli, Kabag Humas & Protokol Riesa Meylani, serta Kepala Balai POM Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Guntur yang menjadi narasumber pada sosialisasi tersebut.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026