
Pemain Gresik bertekad tidak ulangi kegagalan

"Ini yang kedua kalinya saya ke Makassar. Pertama itu saat memperkuat Gresik United di Piala Presiden...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Bek Gresik United Wisnu bertekad untuk tidak mengulangi kegagalan yang keduanya kalinya saat bertemu tuan rumah PSM dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makasar, Sulawesi Selatan, 7 Agustus 2016.
"Ini yang kedua kalinya saya ke Makassar. Pertama itu saat memperkuat Gresik United di Piala Presiden dan akhirnya kami harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-1," jelas Wisnu dalam jumpa pers persiapan pertandingan di Makassar, Sabtu.
Kegagalan yang diderita sebelumnya juga menjadi suntikan motivsi bagi dirinya dan pemain lain untuk bekerja lebih keras demi meraih hasil terbaik.
Kondisi PSM yang akan bertindak sebagai tuan rumah dan akan mendapatkan dukungan penuh dari suporter setinya, tidak mebuat dirinya gentar dan akan terus fokus menunjukkan penampilan terbaiknya pada laga nanti.
"Kami tentunya tidak menginginkan mengulangi kesalahan yang sama ditempat yang sama. Kami akan bekerja lebih keras untuk bisa meraih hasil maksimal," ujarnya.
Pelatih Gresik United Liestiadi, mengatakan aada perasaan emosi terhadap pertandingan menghadapi PSM. Bukan hanya karena merupakan tim yang pernah diasuhnya namun juga pertemuannya dengan Pelatih PSM Robert Rene Alberts.
Baik Liestiadi dan Robert Alberts memang memiliki ikatan yang erat saat dipertemukan di Makassar. Saat itu, Robert menjadi pelatih dan Liestiadi justru tampil sebagai asisten pelatih PSM di kompetisi sebelumnya.
"Namun kami sebagai profesional tentu akan melupakan hal itu dan akan tampil menjadi seorang profesional. Peretmuan seperti ini biasa dalam sepakbola.Saat ini kita fokus untuk bisa mengantar tim maisng-masing meraih poin,"katanya.
Meski tidak mengistimewakan pertemuannya dengan pelatih asal Belanda tersebut, namun dirinya mengakui jika memang sudah bersahabat dengan pelatih yang memiliki ciri khas selalu menggunakan topi tersebut.
Dirinya juga menghormati dan menghargai Robert Alberts sebagai sosok yang punya disiplin tinggi dalam menangani tim.
Pelatih yang bersangkutan, kata dia, juga memiliki kelebihan dalam mengangkat motivasi pemain demi meraih hasil maksimal dalam setiap laga yang dilakoni.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
