
Dinas Sosial Makassar latih TP-PKH

"Pemberian pelatihan bagi TP-PKH ini semata-mata kita lakukan untuk peningkatan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat pra sejahtera...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Sosial Kota Makassar terus meningkatkan pelayanannya kepada warga miskin dengan memberikannya pelatihan dalam bentuk pembinaan Tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (TP-PKH) selama dua hari penuh.
"Pemberian pelatihan bagi TP-PKH ini semata-mata kita lakukan untuk peningkatan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat pra sejahtera," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, tim pendamping program keluarga harapan adalah ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi keluarga yang masuk kategori sangat miskin (KSM).
"Saat ini keluarga sangat miskin menjadi tanggungan pemerintah untuk mengurangi bebannya itu dan di setiap kecamatan yang ada keluarga sangat miskinnya juga menjadi tanggung jawab dari tenaga pendamping itu untuk terus memotivasinya," katanya.
Mukhtar mengaku jika TP-PKH saat ini menjadi perpanjangan tangan pemerintah, karenanya peningkatan kemampuan bagi parat TP-PKH ini sangat penting karena harus bersinggungan langsung dengan masyarakat miskin.
Pada pelatihan itu juga turut dihadiri Ketua Unit Pelayanan program Keluarga Harapan (UPPKH) Kota Makassar sekaligus Bidang Pengendalian Bantuan dan Jaminan Kesejahteraan Sosial (BJKS) Burhanuddin Ghalib dan Sekretarisnya yang merupakan Kepala Seksi Jaminan Kesejahteraan Sosial, La Heru.
Mantan Kabag Hubungaan Masyarakat Pemkot Makassar itu menuturkan, bahwa peningkatan pelayanan kepada keluarga sangat miskin merupakan poin yang paling penting.
"Kegiatan ini kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendamping untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat khususnya KSM," kata Mukhtar Tahir saat membuka acara tersebut.
Saat ini TP-PKH Kota Makassar sebanyak 45 orang, satu orang selaku koordinator, empat orang selaku operator dan 40 orang lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan.
KSM di kota Makassar mencapai 10.507 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, Kecamatan Biringkanaya sebanyak 861 KSM yang tangani oleh empat orang Pendamping PKH.
Di Kecamatan Bontoala sebanyak 386 KSM dengan 1 orang Pendamping, Makassar sebanyak 861 KSM dengan 5 orang Pendamping, Mamajang sebanyak 387 KSM dengan 2 orang pendamping, Manggala sebanyak 312 KSM dengan 2 orang pendamping.
Sementara Mariso sebanyak 588 KSM dengan 3 orang pendamping, Panakkukang sebanyak 929 KSM dengan 4 orang pendamping, Rappocini sebanyak 282 KSM dengan 1 orang pendamping.
Tallo sebanyak 1.240 KSM dengan 5 orang pendamping, Tamalate sebanyak 2.282 KSM dengan 6 orang pendamping, Ujung Tanah sebanyak 820 KSM dengan 6 orang pendamping, Tamalanrea sebanyak 305 KSM dengan 2 orang pendamping, Ujung Pandang sebanyak 139 KSM dengan 1 orang pendamping.
Untuk kecamatan Wajo hingga saat ini tidak masuk didalamnya karena dinilai kurang memiliki KSM dengan indikasi perputaran ekonomi tinggi di kecamatan itu.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
