Logo Header Antaranews Makassar

Kapolda Papua lepas timsus ke Mulia

Selasa, 13 September 2016 14:43 WIB
Image Print
"Polisi dibantu TNI akan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata," kata Irjen Pol Waterpauw.

Jayapura (ANTARA Sulsel) - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa, melepas tim khusus untuk bergabung dengan aparat keamanan yang bertugas di Mulia.

Tim khusus yang terdiri dari anggota Brimob dan Direktorat Reserse Umum itu dipimpin Kompol Hakim Sode diterbangkan menggunakan pesawat Enggang Air dengan nomor penerbangan PK-RSD.

Penerbangan Jayapura-Mulia ditempuh sekitar 1 jam 15 menit dan terbang sekitar pukul 14.00 WIT.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada Antara mengatakan, anggota akan bertugas memperkuat pasukan yang sudah ada di Mulia.

Sedangkan anggota Reskrim umum akan melakukan penyelidikan terkait insiden penembakan yang menewaskan Yuni (27 th) guru honorer yang mengajar di SD Negeri Kulirik.

"Polisi dibantu TNI akan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata," kata Irjen Pol Waterpauw.

Sementara itu Wakil Ketua ikatan keluarga Toraja (IKT) Puncak Jaya Markus Tandiayu yang mendampingi evakuasi jenazah korban meminta agar pelaku penembakan segera ditangkap.

"Kami sangat berharap pelaku penembakan segera ditangkap dan diadili, apalagi dalam catatan sudah dua warga IKT," kata Tandiayu.

Jenazah korban penembakan, Selasa sore diterbangkan ke Makassar selanjutnya ke Toraja untuk dimakamkan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026