
TIM KANDIDAT BUPATI PINRANG PROTES PENAMBAHAN DPT

Makassar, 3/12 (ANTARA) - Tim Pemenangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pinrang, Andi Aslam Patonangi-Andi Kaharuddin (Askar), mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel dan menyuarakan protes.
Ketua Tim Askasa, Andi Thamrin mengatakan di Makassar, Rabu, protes tersebut dilakukan terkait kebijakan KPU Pinrang yang memasukkan 8.000 nama pemilih tambahan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Bagaimana mungkin itu sah, ribuan nama itu dimasukkan setelah putaran pertama pemilihan bupati dilakukan," ujarnya usai berbicara dengan pihak KPU Sulsel.
Menurutnya, pihaknya sangat khawatir karena siapapun kandidat yang kalah pada putaran kedua, pasti melakukan protes dengan penambahan itu.
Terlebih lagi identitas ribuan nama itu tidak dilengkapi dengan data kependudukan yang jelas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) tetapi hanya berupa surat keterangan domisili, katanya.
Dijelaskannya, pada putaran pertama DPT berjumlah 233.741 pemilih. Sementara di putaran kedua pada 16 Desember mendatang, DPT bertambah menjadi 241.732 pemilih.
Terkait masalah itu, Ketua KPU Pinrang, Mansur Hendrik mengatakan, bahwa data diperoleh dari pihak pemerintah kabupaten.
Menurutnya, pemilih tambahan tersebut memiliki hak untuk memilih namun belum sempat diakomodir pada putaran pertama karena tidak memiliki kartu identitas.
Oleh karenanya, mereka kemudian memasukkannya ke dalam daftar pemilih pada putaran kedua mendatang.
"Bahaya juga kalau ribuan orang itu ditahan haknya. Mereka juga bisa protes. Silahkan kandidat yang protes menanyakannya ke pemerintah kabupaten asal nama-nama itu," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas menanggapi positif langkah yang diambil KPU Pinrang.
"Apa yang dilakukan KPU Pinrang tidak salah, apalagi dalam Peraturan KPU keterangan domisili adalah sah sebagai bukti identitas pemilih," ujarnya.
Kendati begitu, ia juga megimbau Tim Askar melakukan investigasi nama-nama yang tercantum dalam pemilih tambahan. Jangan sampai ada penduduk luar kabupaten Pinrang yang masuk dalam pemilih tambahan itu.
Karena jika terbukti, dapat dilaporkan ke Panwas dan diteruskan ke polisi sebagai laporan tindakan penipuan.
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi-Andi Kaharuddin (Askar) dan pasangan Andi Irwan Hamid-Nurrachmi Andi Sappewali Moenta (Ihsanta) dipastikan maju ke putaran kedua Pilkada Pinrang.
Komisi Pemilihan Umum Pinrang menetapkan kedua kandidat tersebut sebagai pemenang pilkada usai rekapitulasi suara di Hotel Nirwana, Pinrang, Senin (3/11). Keduanya memiliki perolehan suara tertinggi dibanding lima kandidat lainnya.
Keputusan terjadinya putaran kedua pilkada di Bumi Sawitto ini karena dari tujuh kandidat tidak satu pun memenuhi perolehan suara 30 persen. Pasangan Askar memperoleh suara Askar 49.826 suara atau 27,22 persen. Sedangkan Ihsanta 34.543 suara atau (18,87 persen).***3***
(T.PK-AAT/B/Z002/Z002) 03-12-2008 22:10:45
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
