
Pemain PSM gelar aksi hibur suporter

"Ternyata bermain paraga memang tidak mudah dan butuh konsentrasi agar bisa sukses," kata Rasyid usai tampil menghibur.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sejumlah pemain termasuk pelatih PSM menggelar aksi untuk menghibur para suporter dalam perayaan hari jadi PSM ke-101 yang dupusatkan di Tribun Utama Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.
Seperti yang dilaksanakan gelandang lincah PSM Rasyid Bakri dan M Rahmat yang melakukan tarian paraga (tari tradisional Makassar) meski penampilannya masih belum sempurna seperti halnya penari profesional yang juga hadir mendampingi.
"Ternyata bermain paraga memang tidak mudah dan butuh konsentrasi agar bisa sukses," kata Rasyid usai tampil menghibur.
Hal sama juga dilakukan pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts yang juga mencoba namun juga belum berhasil.
Sementara penjaga gawang muda PSM, Syaiful justru memilih untuk menawarkan keindahan suaranya dengan menyanyikan sejumlah tembang yang sedang hits.
Kemampuan olah vokal yang cukup baik serta keinginan memberikan sesuatu yang spesial bagi para suporter dan manajemen yang hadir membuat penampilannya juga mendapat perhatian yang hadir dalam acara sederhana tersebut.
Dirinya juga memiliki harapan khusus di ulang tahun tim Juku Eja pada hari ini yakni bisa memperkuat timnas Indonesia.
"Saya berharap bisa memperkuat timnas Indonesia. Selain itu tentu saja untuk bisa membawa PSM tampil sebagai juara,"ujarnya.
Sementara Direktur Utama PT PSM, Munafri Arifuddin, meminta para suporter untuk terus mendukung tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulsel itu agar bisa membawa pulang piala kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air pada musim depan.
"Selaku CEO PSM, mengucapkan terima kasih. Pada pertandingan terakhir di Mattoanging (lawan Persib Bandung), persatuan dan komitmen pemain dan suporter begitu tinggi sehingga harus terus dipertahankan hingga kompetisi mendatang," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
