Logo Header Antaranews Makassar

Maros dan Gowa Target Kas Keliling BI

Selasa, 15 September 2009 07:41 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kabupaten Maros dan Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi target kas keliling Bank Indonesia (BI) Makassar dalam membantu masyarakat yang ingin menukar uang menjelang Lebaran.

"Besarnya dana yang disiapkan Rp170 juta per hari dalam bentuk pecahan yang banyak diminati masyarakat seperti Rp20.000, Rp10.000 dan pecahan baru Rp2.000," kata Kasir Muda BI Makassar, Basir Aidir di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, kebutuhan uang pecahan dalam nominal di bawah Rp50 ribu cenderung meningkat setiap menjelang hari raya Idul Fitri atau Pemilu.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya, pihak BI Makassar menggelar kas keliling di dua lokasi yang menjadi gerbang mudik untuk daerah di bagian selatan dan utara Kota Makassar.

Sementara untuk memenuhi transaksi keuangan yang juga meningkat menjelang Lebaran, ia mengatakan, BI Makassar menyiapkan plafon dana Rp1 miliar per hari hingga 18 September 2009.

"Dalam kondisi normal, plafon dana yang disiapkan hanya Rp500 juta - Rp600 juta per hari," katanya.

Sedangkan total dana yang disiakan BI Makassar untuk kebutuhan Lebaran mencapai Rp3 triliun sepanjang Ramadhan 2009.

Adapun manfaat kas keliling yang digelar BI Makassar, salah seorang warga Kabupaten Maros H Syamsiah mengatakan, sangat terbantu untuk mendapatkan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 yang akan dibagi-bagikan kepada fakir miskin dan sanak-saudara di kampung.

"Untuk mendapatkan uang pecahan puluhan ribu rupiah di pasar tradisional dan toko sangat sulit menjelang Lebaran, karena mereka juga membutuhkan sebagai uang kembalian. Namun dengan kas keliling ini, kami sungguh terbantu," katanya.

Hal senada dikemukakan pengusaha sukses dari Papua, H Ambo yang berdomisili di Jalan Mairo, Makassar.

Menurut dia, pecahan Rp20.000 yang diperoleh dari salah satu bank di Makassar, sangat membantu dalam membagikan zakat harga kepada ratusan warga miskin di Makassar.

(T.S036/A023)