Logo Header Antaranews Makassar

USKUP LEO : NATAL HIDUP DAMAI DENGAN SEMUA ORANG

Minggu, 7 Desember 2008 05:21 WIB
Image Print

Jayapura, 7/12 ( ANTARA) - Pemimpin umat Katolik Keuskupan Jayapura, Papua Uskup Leo Laba Ladjar,OFM memberikan Pesan Natal kepada semua umat yang dipimpinnya dengan tema utama "Hiduplah dalam Perdamaian dengan Semua Orang" .

Pesan pastoral (kegembalaan) ini telah dibacakan dan disebarluaskan kepada umat pada kesempatan ibadah Misa di gereja-geraja seluruh wilayah Keuskupan Jayapura, Minggu.

Di gereja Paroki Kristus Juru Selamat Kotaraja, Jayapura, amanat Natal 2008 ini dibacakan oleh Pastor Laurensius Minipko,M.SC.

Tema amanat Natal ini sama dengan pesan Natal yang dikeluarkan bersama oleh Konferensi Waligereja Indonesia ( KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia ( PGI) yaitu "Hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang" (Rom,12:18).

"Kelahiran Juruselamat kita, memang membawa damai dan damai itulah yang semestinya menjiwai seluruh hidup kita dan mewarnai hubungan kita dengan semua orang, baik dengan anggota keluarga, Komunitas Basis kita sendiri, maupun dengan semua warga masyarakat," kata Uskup Leo Laba Ladjar,OFM.

Dengan cara itulah, lanjut Uskup Leo, anugerah Natal yang besar itu menjadi bermakna untuk umat manusia.

Sikap iman yang dihayati dalam masa persiapan perayaan Natal adalah kerinduan maka kita tidak hanya mau menyanyikan nyanyian "Damai di bumi bagi semua yang berkehendak baik" tetapi juga mulai mengobarkan kerinduan akan perdamaian.

"Semakin kuat kita merindukan damai, maka semakin siap hati kita untuk mewujudkan damai itu," katanya.

Pada pesan Natal itu, Uskup Leo Laba Ladjar memberikan tiga pokok program pastoral yang harus dilaksanakan agar damai itu dapat diwujudkan.

Pertama, pengampunan. Damai tercipta apabila kita mengampuni sesame dan musuh-musuh kita secara terus-menerus.

Program pastoral yang kedua adalah perang melawan penyakit yang mematikan HIV/AIDS dan berbagai penyakit lainnya yang mengancam hidup manusia.

Gubernur papua dan Papua Barat telah bertekad untuk memaklumkan "perang" melawan HIV/AIDS pada 1 Desember 2008 dan terus-menerus mengobarkan nya selama tahun 2009.

Pokok ini amat penting, karena kalau tubuh tidak sehat, kita tidak bisa menikmati kedamaian yang utuh. Apalagi perang melawan virus yang menyebabkan AIDS dan berbagai penyakit lainnya, sebagian besar adalah perang melawan diri kita sendiri.

"Perilaku kita yang tidak sesuai dengan moralitas Kristiani itulah yang harus diperangi sementara pengendalian diri dan rasa hormat pada keluruhan martabat manusia haruslah ditumbuhkan," kata Uskup Leo.

Sedangkan program pastoral ketiga adalah menghayati kehadiran Tuhan dalam Komunitas Basis. Hendaknya kita semua hidup dalam kedamaian dengan semua orang. Di dalam komunitas orang beriman itulah Tuhan hadir.

Dengan memajukan hubungan timbale-balik dalam Komunitas Basis, kita mewujudkan damai.

"Tiga program pokok itulah yang perlu diperhatikan selama masa persiapan perayaan Natal agar Damai Natal menjadi nyata. Selamat Natal 25 Desember 2008 dan Tahun Baru 2009," kata Uskup Leo Laba Ladjar,OFM mengakhiri pesan pastoral Natal tahun ini. ***1***
(PK-VS*P007/JPR1/B/07/12/2008)

(T.PK-VS/B/P007/P007) 07-12-2008 11:30:19