
Rumah Cendekia Gelar Upacara Pakai Baju Adat

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun, Rumah Sekolah Cendekia mengelar upacara bendera dengan menggunakan baju adat nusantara di jalan Bottotangga, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu.
Terlihat sejak pagi buta puluhan anak-anak antusias berkumpul di sekolah setempat, bahkan sebelum Upacara Bendera dilaksanakan, masih ada yang sibuk mengutak-atik baju adat yang dikenakan karena merasa ganjil dari biasanya.
Untuk anak Play Grup mengenakan pakaian khas adat Kalimantan, sementara untuk anak PAUD dan TK mengenakan pakaian adat Jawa.
Sedangkan anak SD mengenakan pakaian adat Bali, Bugis Mandar bahkan Papua, dan adapun berpakaian muslim dan yang bertindak sebagai paskibraka menggunakan pakaian putih-putih. Sementara anak SMP diantaranya memakai pakaian adat Toraja
Saat upacara berlangsung khidmat, meski begitu anak-anak yang menjadi peserta upacara masih terlihat ngantuk serta sebagian tidak konsentrasi.
"Dengan menggunakan pakaian adat, kami ingin memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa di Indonesia itu beragam suku serta adat istiadat, termasuk jasa-saja pahlawan kita," ujar Kepala Sekolah Dasar Rumah Sekolah Cendekia, Impuh Sanjaya.
Menurut dia, anak-anak harus bisa menyadari bahwa kemerdekaan harus dijaga sebaik mungkin agar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui toleransi berbudaya.
Baju adat yang dikenakan anak-anak tersebut untuk memberikan pemahaman dan pembelajaran terhadap para siswa bahwa bangsa ini mempunyai keberagaman adat dan budaya.
"Tujuannya memberitahu anak-anak bahwa kita tidak satu kelompok atau suku, tapi beragama suku dan bahasa dan adat budayanya. Saya berharap setelah mereka dewasa sudah mengenali suku, adat budaya lain di Indonesia yang majemuk," tambahnya.
Usai upacara bendera, dilanjutkan fashion show dengan menampilkan gaya dan kreasi mereka sembil menggunakan baju adat masing-masing, dan dilanjutkan dengan lomba lainnya untuk menyemarakkan hari kemerdekaan.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
