Logo Header Antaranews Makassar

Operator Selular Kirim 300 Genset ke Padang

Rabu, 7 Oktober 2009 10:48 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Operator selular mengirimkan 300 genset untuk menjamin pengoperasian seluruh elemen jaringan komunikasi yang telah pulih di Padang, Sumatera Barat.

Direktur Operasi Telkomsel Ng Kwon Kee, Rabu di Makassar, mengatakan, pihaknya juga melakukan penambahan 'Compact Mobile Base Transceiver' (COMBAT) atau mobile BTS menjadi sepuluh buah untuk menambah kapasitas penanganan lalu lintas komunikasi pelanggan sekaligus untuk menggantikan fungsi BTS yang rusak bersamaan dengan runtuhnya gedung-gedung.

"Setelah kami berhasil melakukan percepatan pemulihan jaringan, kini permasalahan utama yang kami hadapi ada keterbatasan pasokan listrik, "jelasnya.

Genset tersebut diharapkan dapat meningkatkan kekuatan jaringan untuk optimalisasi pelayanan pelanggan.

BTS tambahan juga dilengkapi dengan baterai yang cukup kuat memasok daya hingga 6 jam, serta memastikan kontinuitas pasokan bahan bakar untuk pengoperasian jaringan.

Pasca gempa terjadi, pihaknya terus melakukan penanganan secara intensif terhadap seluruh elemen, seperti pengadaaan perangkat catudaya, sentral 'Mobile Switching Center' (MSC), 'Base Station Center' (BSC), 'Base Transceiver Station' (BTS), serta link transmisi.

Dalam penanganan pemulihan jaringan, pihaknya melakukan dua tahapan, yakni penanganan segera dan penanganan lanjutan.

Penanganan segera meliputi daya, 'software' dan 'hardware' yang ditujukan agar secepat mungkin dan sebanyak mungkin pelanggan dapat normal berkomunikasi.

Penanganan Lanjutan adalah optimalisasi layanan dengan mengamankan jaringan yang telah beroperasi melalui pengecekan rutin fisik infrastruktur, optimalisasi BTS dan berkoordinasi dengan PLN, BMG, dan Telkom.

Hingga hari kelima sekitar 700 BTS Telkomsel kembali beroperasi menjangkau hampir 90 persen wilayah dalam kota Padang dan hampir 100 persen di luar kota Padang seperti Bukittinggi, Solok, Payakumbuh, Pasaman, Palangki, Painan, dan bahkan Pariaman yang merupakan wilayah yang terdekat dengan pusat sumber gempa.

(T.PSO-100/S016)