Logo Header Antaranews Makassar

PSM Keliling KTI Temukan Pemain Potensial

Jumat, 10 November 2017 19:03 WIB
Image Print

Makassar (Antara Sulsel) - PSM Makassar mengangendakan kunjungan dan berkeliling ke sejumlah daerah di Kawasan Timur Indonesia guna mencari pemain berbakat yang potensi memperkuat tim "Juku Eja" kelompok umur.

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina di Makassar, Jumat, mengatakan sejumlah daerah yang akan dikunjungi tim talent scouting yakni Maluku (Tulehu, 25-26 November), Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 25-26 November 2017.

Selanjutnya mengunjungi Kendari Sulawesi Tenggara (25-26 November), Mamuju, Sulawesi Barat (1-3 Desember), dan Makassar, Sulawesi Selatan yang dilaksanakan pada 9-10 Desember 2017.

"Tim pelatih akan langsung ke beberapa daerah di wilayah Indonesia Timur untuk melakukan talent scouting mencari pemain muda berbakat dan potensial di sepakbola. Tim pelatih nantinya dibantu oleh panitia lokal di daerah yang menjadi tujuan digelarnya seleksi pemain," katanya.

Ia menjelaskan, untuk pendaftaran telah mulai dibuka dan para pemain muda dengan usia dibawah 19 tahun dapat mulai mendaftarkan diri melalui form link Bit.ly/seleksipsmu19 yang tautannya akan dibagikan melalui website dan media sosial PSM.

"Pendaftar dapat melakukan registrasi pendaftaran mengikuti seleksi dengan mengisi form yang kami buat mulai dari sekarang," jelasnya.

Adapun syarat usia, kata dia, yaitu pesepakbola yang memiliki kelahiran mulai 1 Januari 1999 sampai dengan 31 Desember 2001. Selain mencari bakat baru untuk PSM U19.

"Kami juga ingin membina pemain dengan usia 16-17 tahun sebagai bagian dari pembinaan sepakbola yang dilakukan oleh PSM Makassar," sebutnya.

Wanita yang akrab disapa Wina itu juga mengajak agar anak-anak yang memiliki bakat sepakbola tidak menyia-nyiakan kesempatan ini demi memperoleh jalan dalam mewujudkan mimpi menjadi pemain sepakbola profesional.

"Kami mengajak talenta-talenta muda agar berpartisipasi dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk dapat menjadi pemain sepakbola profesional dan pemain masa depan PSM maupun Tim Nasional Indonesia suatu saat nanti," tutupnya.

Namun kalangan pemerhati sepak bola justru mengaku jika upaya itu meski patut diapresiasi namun sebenarnya memiliki kekuarangan untuk mendapatkan pemain yang memang punya potensi dan sesuai yang diharapkan.

Alasannya, jangka waktu seleksi selama yang berlangsung selama dua hari dinilai tidak cukup untuk melihat potensi pemain.

Bayangkan kalau seleksi dihadiri oleh minimal 300 pemain. Maka para pemain yang mengikuti seleksi hanya rata-rata dapat waktu 10-15 menit untuk unjuk kemampuan.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026