Pertamina MOR VII salurkan program kemitraan Rp3,4 miliar
Selasa, 25 Juni 2019 19:19 WIB
Unit Manager Commucation dan CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan (kiri) menyaksikan penandatanganan program kemitraan Pertamina di kantor MOR VII Pertamina wilayah Sulawesi, jalan Garuda nomor 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (25/6/2019).
Makassar (ANTARA) - Pertamina (Persero) Wilayah Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi menyalurkan program kemitraan yakni pinjaman modal usaha total mencapai Rp3,4 miliar yang ditujukan untuk lima jenis sektor usaha yakni perdagangan, industri, pertanian, jasa dan sektor peternakan.
"Semuanya telah dilakukan survei, dan memenuhi syarat," ujar Unit Manager Commucation dan CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Selain itu, sebanyak 57 mitra binaan yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sulsel hadir dalam penandatanganan perjanjian penyaluran Program Kemitraan bertempat di Kantor PT Pertamina (Persero) MOR VII jalan Garuda nomor 1 Makassar.
Pihak pertamina berharap dengan bantuan permodalan ini maka pengusaha UMKM di Sulsel bisa menjadi saudagar sukses asalkan tekun menjalankan usahanya.
Dari 57 mitra binaan tersebut, kata dia merinci, sebanyak 18 orang berasal dari Kabupaten Gowa, 14 orang dari Takalar, empat orang dari Jeneponto, satu orang dari Luwu, dua orang dari Kota Pare-pare, serta 18 orang dari Kota Makassar.
"Sepuluh diantaranya adalah mitra binaan eksisting yang telah melunasi pinjamannya dan ingin mengembangkan usahanya dengan kembali menjadi mitra binaan Pertamina," papar Hatim.
Tercatat hingga bulan Juni tahun 2019, Pertamina MOR VII sudah menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 4,3 miliar kepada para pengusaha kecil dan menengah di Sulawesi. Pihaknya akan terus meningkatkan penyaluran hingga akhir tahun ini.
Untuk jangka waktu peminjaman, maksimal tiga tahun dengan jasa administrasi sebesar 3 persen saldo menurun per tahun.
Hadirnya program ini, tambah Hatim, diharapkan mampu meningkatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini menjadi lebih tangguh dan mandiri.
"Kita berharap mitra binaan yang saat ini berstatus pengusaha UMKM ini juga bisa lebih sukses dan menjadi saudagar besar," tambahnya.
Penyaluran yang dilaksanakan di GOR Pertamina MOR VII ini berlangsung ramai, dihadiri oleh mitra binaan yang membawa serta pendamping masing-masing.
Dalam acara ini tidak hanya melakukan penandatanganan perjanjian tetapi juga dirangkaikan dengan pembekalan untuk seluruh mitra binaan.
Pembekalan dilakukan untuk memberikan berbagai informasi untuk para calon mitra terkait peminjaman yang dilakukan.
Ruslan Nako salah satu mitra binaan dari Makassar yang hari ini menandatangani perpanjangan pinjamannya mengaku senang bisa menjadi bagian dari mitra binaan PT Pertamina. Semula omzet penjualannya hanya berkisar Rp4 juta per bulan.
"Saya Senang sekali, setelah terima pinjaman dari Program Kemitraan Pertamina, omzet saya menjadi naik hingga Rp7 juta per bulan," beber pengusaha bergerak di sektor konveksi itu.
"Semuanya telah dilakukan survei, dan memenuhi syarat," ujar Unit Manager Commucation dan CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Selain itu, sebanyak 57 mitra binaan yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sulsel hadir dalam penandatanganan perjanjian penyaluran Program Kemitraan bertempat di Kantor PT Pertamina (Persero) MOR VII jalan Garuda nomor 1 Makassar.
Pihak pertamina berharap dengan bantuan permodalan ini maka pengusaha UMKM di Sulsel bisa menjadi saudagar sukses asalkan tekun menjalankan usahanya.
Dari 57 mitra binaan tersebut, kata dia merinci, sebanyak 18 orang berasal dari Kabupaten Gowa, 14 orang dari Takalar, empat orang dari Jeneponto, satu orang dari Luwu, dua orang dari Kota Pare-pare, serta 18 orang dari Kota Makassar.
"Sepuluh diantaranya adalah mitra binaan eksisting yang telah melunasi pinjamannya dan ingin mengembangkan usahanya dengan kembali menjadi mitra binaan Pertamina," papar Hatim.
Tercatat hingga bulan Juni tahun 2019, Pertamina MOR VII sudah menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 4,3 miliar kepada para pengusaha kecil dan menengah di Sulawesi. Pihaknya akan terus meningkatkan penyaluran hingga akhir tahun ini.
Untuk jangka waktu peminjaman, maksimal tiga tahun dengan jasa administrasi sebesar 3 persen saldo menurun per tahun.
Hadirnya program ini, tambah Hatim, diharapkan mampu meningkatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini menjadi lebih tangguh dan mandiri.
"Kita berharap mitra binaan yang saat ini berstatus pengusaha UMKM ini juga bisa lebih sukses dan menjadi saudagar besar," tambahnya.
Penyaluran yang dilaksanakan di GOR Pertamina MOR VII ini berlangsung ramai, dihadiri oleh mitra binaan yang membawa serta pendamping masing-masing.
Dalam acara ini tidak hanya melakukan penandatanganan perjanjian tetapi juga dirangkaikan dengan pembekalan untuk seluruh mitra binaan.
Pembekalan dilakukan untuk memberikan berbagai informasi untuk para calon mitra terkait peminjaman yang dilakukan.
Ruslan Nako salah satu mitra binaan dari Makassar yang hari ini menandatangani perpanjangan pinjamannya mengaku senang bisa menjadi bagian dari mitra binaan PT Pertamina. Semula omzet penjualannya hanya berkisar Rp4 juta per bulan.
"Saya Senang sekali, setelah terima pinjaman dari Program Kemitraan Pertamina, omzet saya menjadi naik hingga Rp7 juta per bulan," beber pengusaha bergerak di sektor konveksi itu.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKPM mendukung program kemitraan usaha besar dengan UMKM senilai Rp5,14 triliun
17 December 2022 10:11 WIB, 2022
Pemkab Kepulauan Selayar kuatkan program Gerbangsari dengan kemitraan BUMDes
28 May 2022 19:02 WIB, 2022
Delapan tahun program kemitraan Australia-Indonesia dukung RPJMN dan TPB
06 October 2020 4:55 WIB, 2020
Pelindo IV salurkan bantuan Rp5,710 miliar untuk UMKM terdampak COVID-19
29 June 2020 17:20 WIB, 2020
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Petani Sulsel optimistis bisa tanam padi tiga kali setahun lewat MYP irigasi
30 September 2026 4:34 WIB
Koperasi Merah Putih di Sulsel catat 1,19 juta transaksi hingga Agustus 2026
28 September 2026 4:42 WIB
PT Vale tekankan transformasi pertambangan berkelanjutan di Morowali Sulteng
22 September 2026 23:05 WIB