Mahasiswa 12 negara meriahkan parade bunga Beautiful Malino
Minggu, 14 Juli 2019 6:16 WIB
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menyambut hangat mahasiswa dari 12 negara penerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) pada parade bunga Beautiful Malino 2019. (ANTARA Foto/HO/Humas Gowa)
Makassar (ANTARA) - Kemeriahan parade bunga Beautiful Malino 2019 semakin lengkap dengan kehadiran mahasiswa dari 12 negara di antaranya Azerbaijan, Kepulauan Solomon, Jepang, Malaysia, dan Spanyol.
Mereka merupakan mahasiswa penerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) yang ikut berpartisipasi meramaikan Beautiful Malino 2019.
Pimpinan BSBI Wilayah Sulsel Kazaki di Malino, Sabtu, mengatakan para mahasiswa dari 12 negara tersebut senang dapat datang langsung ke Kabupaten Gowa terutama ke Beautiful Malino ini.
"Mereka sangat kagum dengan pesona parwisata alam di Kota Malino termasuk bunganya. Belum lagi masyarakatnya ramah-ramah," ujarnya.
Kazaki menjelaskan, BSBI ini merupakan program Kementerian Luar Negeri yang mahasiswanya diberikan pengetahuan tentang seluruh potensi seni dan budaya yang ada di Sulsel, termasuk dari Gowa.
"Kami sengaja ingin ikut di kegiatan ini untuk menambah wawasan teman-teman tentang budaya di Kabupaten Gowa yang memang sangat indah ini," ungkapnya.
Apalagi, diketahui bahwa Gowa sangat kental dengan sejarah dan budayanya. Belum lagi mahasiswa yang ikut dalam program ini dituntut untuk mempromosikan seluruh potensi daerah kunjungannya.
Kabupaten Gowa adalah salah satu daerah di Sulsel yang memiliki kekayaan budaya, sejarah dan destinasi wisata khususnya di Malino.
"Kami mengetahui bahwa Gowa memiliki program wisata tahunan yaitu Beautiful Malino, makanya karena pas dengan pertukaran mahasiswa yang dilakukan BSBI kami pun memanfaatkannya," katanya.
Sementara itu, mahasiswa Jepang Haruna Ono menyampaikan ini pertama kali dirinya ke Indonesia sekaligus menjadi pengalaman yang sangat mengesankan khususnya di Kota Malino ini.
"Malino sangat luar biasa. Alamnya sangat indah, kulinernya pun sangat enak seperti tenteng," katanya.
Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan parade bunga ini memang menjadi rangkaian rutin Beautiful Malino. Dengan adanya parade bunga ini dapat menjadi pemicu wisatawan datang ke wilayahnya.
"Hadirnya mahasiswa dari berbagai negara diharapkan semakin membuka potensi dalam mempromosikan Malino ini, sehingga semakin dikenal di mancanegara," katanya.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menyambut hangat barisan dari 12 negara mahasiswa Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) pada Parade Bungan di Beautiful Malino 2019. (ANTARA Foto/HO/Humas Gowa)
Mereka merupakan mahasiswa penerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) yang ikut berpartisipasi meramaikan Beautiful Malino 2019.
Pimpinan BSBI Wilayah Sulsel Kazaki di Malino, Sabtu, mengatakan para mahasiswa dari 12 negara tersebut senang dapat datang langsung ke Kabupaten Gowa terutama ke Beautiful Malino ini.
"Mereka sangat kagum dengan pesona parwisata alam di Kota Malino termasuk bunganya. Belum lagi masyarakatnya ramah-ramah," ujarnya.
Kazaki menjelaskan, BSBI ini merupakan program Kementerian Luar Negeri yang mahasiswanya diberikan pengetahuan tentang seluruh potensi seni dan budaya yang ada di Sulsel, termasuk dari Gowa.
"Kami sengaja ingin ikut di kegiatan ini untuk menambah wawasan teman-teman tentang budaya di Kabupaten Gowa yang memang sangat indah ini," ungkapnya.
Apalagi, diketahui bahwa Gowa sangat kental dengan sejarah dan budayanya. Belum lagi mahasiswa yang ikut dalam program ini dituntut untuk mempromosikan seluruh potensi daerah kunjungannya.
Kabupaten Gowa adalah salah satu daerah di Sulsel yang memiliki kekayaan budaya, sejarah dan destinasi wisata khususnya di Malino.
"Kami mengetahui bahwa Gowa memiliki program wisata tahunan yaitu Beautiful Malino, makanya karena pas dengan pertukaran mahasiswa yang dilakukan BSBI kami pun memanfaatkannya," katanya.
Sementara itu, mahasiswa Jepang Haruna Ono menyampaikan ini pertama kali dirinya ke Indonesia sekaligus menjadi pengalaman yang sangat mengesankan khususnya di Kota Malino ini.
"Malino sangat luar biasa. Alamnya sangat indah, kulinernya pun sangat enak seperti tenteng," katanya.
Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan parade bunga ini memang menjadi rangkaian rutin Beautiful Malino. Dengan adanya parade bunga ini dapat menjadi pemicu wisatawan datang ke wilayahnya.
"Hadirnya mahasiswa dari berbagai negara diharapkan semakin membuka potensi dalam mempromosikan Malino ini, sehingga semakin dikenal di mancanegara," katanya.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menyambut hangat barisan dari 12 negara mahasiswa Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) pada Parade Bungan di Beautiful Malino 2019. (ANTARA Foto/HO/Humas Gowa)
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskop dan UKM Makassar jadwalkan retreat pengurus Koperasi Merah Putih di Malino
07 August 2025 4:29 WIB
Makanan khas Sulsel "Pallu Ce'la" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025
11 July 2025 21:42 WIB
Sekitar 20 ribu pengunjung padati pembukaan Festival Beautiful Malino di Gowa
10 July 2025 12:24 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB