jamaah calon haji Luwu batal berangkat karena hamil
Minggu, 21 Juli 2019 12:08 WIB
Ketua rombongan Kloter 17 saat pelepasan JCH di asrama haji Sudiang, Makassar.
Makassar (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin batal memberangkatkan satu orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan karena setelah proses pemeriksaan ternyata sedang hamil.
"Semua calon haji yang akan berangkat ke tanah suci (Mekah) harus melalui pemondokan dulu di asrama haji untuk proses pemeriksaan dan karantina. Setelah diperiksa kesehatannya, satu diantaranya sedang hamil," ujar Wakil Sekretaris PPIH Solihin di Makassar, Minggu.
Calon haji yang batal berangkat ke tanah suci Mekah, Arab Saudi karena sedang hami yakni Kurnia Rahmawati Annas.
Ia mengatakan pelarangan keberangkatan haji bagi setiap JCH perempuan berdasarkan persyaratan umum seperti hamil masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar yang melakukan pemeriksaan membatalkan keberangkatannya.
Solihin juga berharap calhaj yang menunaikan ibadah haji tetap menjaga kesehatan selama berada di tanah suci, Mekkah sehingga proses pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Karena itu kata dia, para calhaj pun diwanti-wanti untuk mengikuti segala petunjuk dari masing-masing tim pendamping calon jemaah haji. Hal ini penting untuk keselamatan dan kelancaran proses ibadah haji.
Berdasarkan data pada kelompok terbang (kloter) 17 asal Papua, Maluku, Palopo, Luwu, Makassar dan Gowa telah berangkat melalui Embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar.
Jumlah calon haji yang telah diberangkatkan hingga pada kloter 17 ini sebanyak 7.701 orang. Sebanyak 2.898 orang diantaranya adalah JCH laki-laki dan 4.803 orang perempuan.
"Semua calon haji yang akan berangkat ke tanah suci (Mekah) harus melalui pemondokan dulu di asrama haji untuk proses pemeriksaan dan karantina. Setelah diperiksa kesehatannya, satu diantaranya sedang hamil," ujar Wakil Sekretaris PPIH Solihin di Makassar, Minggu.
Calon haji yang batal berangkat ke tanah suci Mekah, Arab Saudi karena sedang hami yakni Kurnia Rahmawati Annas.
Ia mengatakan pelarangan keberangkatan haji bagi setiap JCH perempuan berdasarkan persyaratan umum seperti hamil masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar yang melakukan pemeriksaan membatalkan keberangkatannya.
Solihin juga berharap calhaj yang menunaikan ibadah haji tetap menjaga kesehatan selama berada di tanah suci, Mekkah sehingga proses pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Karena itu kata dia, para calhaj pun diwanti-wanti untuk mengikuti segala petunjuk dari masing-masing tim pendamping calon jemaah haji. Hal ini penting untuk keselamatan dan kelancaran proses ibadah haji.
Berdasarkan data pada kelompok terbang (kloter) 17 asal Papua, Maluku, Palopo, Luwu, Makassar dan Gowa telah berangkat melalui Embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar.
Jumlah calon haji yang telah diberangkatkan hingga pada kloter 17 ini sebanyak 7.701 orang. Sebanyak 2.898 orang diantaranya adalah JCH laki-laki dan 4.803 orang perempuan.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tidak jujur soal kesehatan, enam calon petugas haji dipulangkan dari diklat
16 January 2026 5:52 WIB
Viral, penjual es kelapa di Gowa daftarkan 24 anggota keluarga ke Tanah Suci
14 January 2026 3:54 WIB
Akhirnya, KPK tetapkan Yaqut Cholil Qoumas jadi tersangka kasus kuota haji
09 January 2026 14:51 WIB
Kemenag persilakan calon haji Sulsel melunasi sisa Bipih sebesar Rp30 juta
25 November 2025 12:59 WIB
Terpopuler - Kabar Sulsel
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Rektor UIM akan ubah proses pembelajaran dari konvensional ke digital
15 January 2020 4:26 WIB, 2020
Pj Wali Kota Makassar luncurkan sekolah sampah di Kecamatan Manggala
12 January 2020 17:04 WIB, 2020