Bupati Lutim : FKN XIII momen promosikan Luwu Timur
Sabtu, 7 September 2019 12:15 WIB
Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler (kanan) saat kerja bakti bersama PNS, aparat dan warga desa Lampenai di lokasi pelaksanaan ramah tamah FKN XIII di Baruga Salassae Kemacoaan Bawalipu, Desa Lampenai, kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (6/9/2019). ANTARA/HO-Diskominfo Lutim
Malili (ANTARA) - Bupati Luwu Timur (Lutim) HM Thorig Husler mengatakan Festival Kraton Nusantara (FKN) XIII di Tana Luwu merupakan momen mempromosikan Kabupaten Luwu Timur.
"Saya kumpulkan kita semua disini untuk membersihkan wilayah ini, karena kita akan kedatangan tamu dan harus dipersiapkan dengan baik," kata Husler saat kerja bakti bersama Pegawai Negeri Sipil, perangkat desa dan warga Desa Lampenai di lokasi pelaksanaan ramah tamah FKN XIII di Baruga Salassae Kemacoaan Bawalipu, Desa Lampenai kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (6/9).
Kerja bakti tersebut untuk mempersiapkan baruga yang akan digunakan ramah tama raja se-Nusantara peserta FKN XIII di Kemacoaan Bawalipu Wotu Luwu Timur, pada 11-12 September 2019 mendatang.
Usai kerja bakti, Bupati langsung memimpin rapat persiapan ramah tamah FKN XIII yang dihadiri seluruh Kepala Dinas, Camat, Polres Luwu Timur Kepala Desa dan Koramil.
Husler menegaskan bahwa pertemuan para raja se-Nusantara di Lutim adalah harga diri Luwu Timur, sehingga harus dipersiapkan dengan baik untuk menyambut mereka.
"Kita harus tunjukkan kalau Luwu Timur ini beradab dan beradat, maka berilah kesan terbaik pada tamu -tamu kita nantinya," tandasnya.
Bupati menambahkan sebagai tuan rumah FKN XIII terkhusus Kecamatan Wotu, harus dipersiapkan dengan serius dan tidak boleh ada kekurangan.
"Kita patut bersyukur Luwu Timur menjadi tuan rumah pada event tingkat nasional ini, mari kita dukung kegiatan ini sebagai ajang mempromosikan Kabupaten Luwu Timur, melaksanakan agenda ini dengan profesional, dan penuh tanggung jawab," pungkas Husler.
"Saya kumpulkan kita semua disini untuk membersihkan wilayah ini, karena kita akan kedatangan tamu dan harus dipersiapkan dengan baik," kata Husler saat kerja bakti bersama Pegawai Negeri Sipil, perangkat desa dan warga Desa Lampenai di lokasi pelaksanaan ramah tamah FKN XIII di Baruga Salassae Kemacoaan Bawalipu, Desa Lampenai kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (6/9).
Kerja bakti tersebut untuk mempersiapkan baruga yang akan digunakan ramah tama raja se-Nusantara peserta FKN XIII di Kemacoaan Bawalipu Wotu Luwu Timur, pada 11-12 September 2019 mendatang.
Usai kerja bakti, Bupati langsung memimpin rapat persiapan ramah tamah FKN XIII yang dihadiri seluruh Kepala Dinas, Camat, Polres Luwu Timur Kepala Desa dan Koramil.
Husler menegaskan bahwa pertemuan para raja se-Nusantara di Lutim adalah harga diri Luwu Timur, sehingga harus dipersiapkan dengan baik untuk menyambut mereka.
"Kita harus tunjukkan kalau Luwu Timur ini beradab dan beradat, maka berilah kesan terbaik pada tamu -tamu kita nantinya," tandasnya.
Bupati menambahkan sebagai tuan rumah FKN XIII terkhusus Kecamatan Wotu, harus dipersiapkan dengan serius dan tidak boleh ada kekurangan.
"Kita patut bersyukur Luwu Timur menjadi tuan rumah pada event tingkat nasional ini, mari kita dukung kegiatan ini sebagai ajang mempromosikan Kabupaten Luwu Timur, melaksanakan agenda ini dengan profesional, dan penuh tanggung jawab," pungkas Husler.
Pewarta : Julius
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Barru yang juga mantan pimpinan DPRD Sulsel bantah terlibat korupsi nanas
19 April 2026 6:56 WIB
Terpopuler - Seni Budaya
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019