Logo Header Antaranews Makassar

Hemat energi, Bupati Gowa canangkan Gerakan Ayo Bersepeda kepada ASN

Rabu, 15 April 2026 13:28 WIB
Image Print
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mencanangkan Gerakan Ayo Bersepeda kepada seluruh ASN sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto atas penghematan energi di Gowa, Rabu (15/4/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gowa

Gowa (ANTARA) - Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mencanangkan "Gerakan Ayo Bersepeda" kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) sebagai respons atas penghematan energi dan meminimalisasi kemacetan arus lalu lintas di jam-jam tertentu di daerah setempat.

"Peluncuran atau pencanangan Ayo Bersepeda ini untuk membiasakan hidup sehat sekaligus sosialisasi hemat energi. Kita patut memberikan contoh kepada masyarakat agar bisa menjadi habit dan nilai positif karena program ini bukan hanya program pusat tetapi juga daerah,” ujarnya di Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu.

Ia mengatakan pencanangan itu tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang kini mulai dilakukan di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. khususnya bagi seluruh ASN.

Ia mengungkapkan gerakan itu menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memberi contoh kepada masyarakat sebagai salah satu cara menghemat energi dan mengurangi kemacetan.

Menurut dia, bersepeda memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan, mengurangi tingkat kemacetan, hingga mempererat hubungan silaturahim antar-masyarakat.

Dengan bersepeda, kata dia, ASN dapat lebih dekat dengan masyarakat melalui interaksi langsung.

“Dengan bersepeda, kita bisa lebih akrab, saling menyapa, dan bersilaturahmi dengan masyarakat. Ini menjadi nilai tambah yang tidak didapatkan jika hanya menggunakan sepeda,” katanya.

Kendati demikian, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kondisi masing-masing ASN, terutama yang memiliki jarak tempuh rumah ke kantor cukup jauh.

“Kita tidak memaksakan semua harus bersepeda, tetapi diprioritaskan agar nilai sehat, hemat energi, dan silaturahmi tetap tercapai. Namun terpenting program Rabu Sehat sebagai agenda rutin yang berkelanjutan terus dilaksanakan setiap pekannya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat sebagai bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih efektif dan efisien. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak 3 April 2026 dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan publik.

“Unit kerja pelayanan publik tetap menjalankan WFO, sementara perangkat daerah pendukung dapat melaksanakan WFH secara selektif dengan batas maksimal 50 persen ASN. Ingat WFH bukan berarti hari libur. Kinerja dan kualitas pelayanan harus tetap terjaga, hanya proses kerjanya yang berbeda,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab Gowa melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menghadirkan berbagai kuliner, seperti bakso, bassang, jajanan pasar, makanan rebusan dan makanan khas tradisional buroncong di area Kantor Bupati Gowa.

“Langkah ini menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pengembangan usaha kecil sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada ASN dan masyarakat. Kehadiran UMKM ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta mengangkat kembali eksistensi jajanan tradisional,” ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026