Kunjungan wisman ke Sulsel turun 5,08 persen
Senin, 2 Desember 2019 18:57 WIB
Dok. Sejumlah turis mancanegara berjalan menuju kapal pesiar Seabourn Spirit saat sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, beberapa waktu lalu. ANTARA/Yusran Uccang/ed/pd
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 1.440 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Makassar pada Oktober 2019 atau lebih sedikit dibanding bulan sebelumnya, yakni 1.517 orang.
"Ada penurunan sekitar 77 orang. Kalau kita persentasekan itu sekitar 5,08 persen penurunannya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rusdiansyah di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, 1.440 turis asing itu masuk melalui pintu pelabuhan maupun bandar udara (bandara).
Fluktuasi atau naik turunnya jumlah kunjungan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya liburan, kegiatan maupun lainnya yang dapat mempengaruhi kunjungan ke Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Turis-turis asing itu selalu memperhatikan musim kalau ingin berwisata ke luar negeri," katanya.
Mereka memang mempersiapkan jauh-jauh hari. "Salah satu yang dipersiapkan itu berlibur di akhir tahun," katanya.
Berdasarkan data dari BPS, terdapat sepuluh negara yang menyumbang pelancong terbesar selama Oktober 2019, yakni Malaysia, Amerika Serikat, Jerman, Singapura dan Prancis. Kemudian, Belanda, Inggris, China, Swis dan Thailand.
"Turis yang banyak berkunjung dari Benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Kemudian dari Amerika dan Benua Eropa," katanya.
Secara tahunan atau "year on year" (yoy) jumlah kunjungan wisman Oktober 2019 juga cukup baik dengan peningkatan sebesar 21,31 persen atau sebanyak 1.187 kunjungan pada Oktober 2018.
"Ada penurunan sekitar 77 orang. Kalau kita persentasekan itu sekitar 5,08 persen penurunannya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rusdiansyah di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, 1.440 turis asing itu masuk melalui pintu pelabuhan maupun bandar udara (bandara).
Fluktuasi atau naik turunnya jumlah kunjungan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya liburan, kegiatan maupun lainnya yang dapat mempengaruhi kunjungan ke Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Turis-turis asing itu selalu memperhatikan musim kalau ingin berwisata ke luar negeri," katanya.
Mereka memang mempersiapkan jauh-jauh hari. "Salah satu yang dipersiapkan itu berlibur di akhir tahun," katanya.
Berdasarkan data dari BPS, terdapat sepuluh negara yang menyumbang pelancong terbesar selama Oktober 2019, yakni Malaysia, Amerika Serikat, Jerman, Singapura dan Prancis. Kemudian, Belanda, Inggris, China, Swis dan Thailand.
"Turis yang banyak berkunjung dari Benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Kemudian dari Amerika dan Benua Eropa," katanya.
Secara tahunan atau "year on year" (yoy) jumlah kunjungan wisman Oktober 2019 juga cukup baik dengan peningkatan sebesar 21,31 persen atau sebanyak 1.187 kunjungan pada Oktober 2018.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Setelah viral, TNI AU pastikan tak ada aktivitas pesawat asing di bandara IMIP Morowali
27 November 2025 13:13 WIB
Polda Sulsel gagalkan penyelundupan 17 ton Bambu Laut dibiayai orang asing
16 October 2025 20:44 WIB
Imigrasi Parepare gelar Operasi Gabungan Keimigrasian bersama Timpora Pinrang
27 September 2025 9:45 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB