Bupati Lutim berharap pemuda lintas agama saling menghormati
Senin, 16 Desember 2019 15:51 WIB
Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Husler (tengah) foto bersama saat menghadiri Kemah Pemuda Lintas Agama se-Kabupaten Lutim di Lapangan Ini aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Lutim, Jumat (13/12/2019). ANTARA/HO-Diskominfo Lutim
Malili (ANTARA) - Bupati Luwu Timur (Lutim) Muhammad Thoriq Husler berharap generasi muda lintas agama bisa saling menghormati dan bekerja sama dalam merekatkan toleransi dan kegotongroyongan umat beragama.
"Kegiatan ini bisa menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang berniat meledakkan sikap intoleransi dan berpotensi merusak kerukunan antar umat beragama di Luwu Timur," kata Husler saat menghadiri Kemah Pemuda Lintas Agama se-Kabupaten Lutim yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten setempat, di Lapangan Ini aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Lutim, Jumat.
Husler berharap peserta berkomitmen untuk menjelaskan dan dapat menularkan nilai-nilai keragaman beragama dilingkungan masing-masing. Sehingga mampu menganalisa dan menggali berbagai ancaman, tantangan serta hambatan terhadap penerapan toleransi beragama.
"Para peserta diharapkan mampu melakukan deteksi dini dan melakukan tindakan reventif terhadap potensi konflik komunal yang bermotif agama," ujar bupati.
Sementara Ketua Panitia Kemah Bakti Pemuda Lintas Agama, Jihadin Peruge mengatakan, pembekalan materi kerukunan dalam perhelatan itu diharapkan bisa membentuk para pemuda sebagai penggerak kerukunan antar umat dengan mendasarkan pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
Senada dengan itu, Ketua FKUB Kabupaten Luwu Timur Ardias Bara mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Luwu Timur.
"Kegiatan ini semakin mempererat keharmonisan antar umat beragama dan ajang silaturahmi untuk merawat kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin baik di Luwu Timur,” kata Ardias.
Kemah bakti dengan tema "Rukun dalam Keberagaman" mengagendakan bebagai kegiatan yang dikemas dalam Festival seni budaya, dan dirangkaikan rapat koordinasi FKUB Se-Sulawesi Selatan.
Turut Hadir pada acara pembukaan tersebut Ketua FKUB Sulsel Prof.Dr.H.Abd Rahim Yunus dan jajajan FKUB Sulsel, Direktur External Relations & Corporate Affairs Gunawardana Vinyaman, Asisten Pemerintahan Dohri As'ari, Kakan Kesbangpol Guntur Hafid, Kakan Kemenag Luwu Timur Muh Nur Halik, Ketua MUI Luwu Timur KH Abd Azis Rajmal, Ketua TP PKK Luwu Timur Hj Puspawati Husler, Mokole Matano H Umar Ranggo, serta pengurus FKUB Kabupaten Luwu Timur dan Unsur Tripika Kecamatan Nuha.
"Kegiatan ini bisa menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang berniat meledakkan sikap intoleransi dan berpotensi merusak kerukunan antar umat beragama di Luwu Timur," kata Husler saat menghadiri Kemah Pemuda Lintas Agama se-Kabupaten Lutim yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten setempat, di Lapangan Ini aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Lutim, Jumat.
Husler berharap peserta berkomitmen untuk menjelaskan dan dapat menularkan nilai-nilai keragaman beragama dilingkungan masing-masing. Sehingga mampu menganalisa dan menggali berbagai ancaman, tantangan serta hambatan terhadap penerapan toleransi beragama.
"Para peserta diharapkan mampu melakukan deteksi dini dan melakukan tindakan reventif terhadap potensi konflik komunal yang bermotif agama," ujar bupati.
Sementara Ketua Panitia Kemah Bakti Pemuda Lintas Agama, Jihadin Peruge mengatakan, pembekalan materi kerukunan dalam perhelatan itu diharapkan bisa membentuk para pemuda sebagai penggerak kerukunan antar umat dengan mendasarkan pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
Senada dengan itu, Ketua FKUB Kabupaten Luwu Timur Ardias Bara mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Luwu Timur.
"Kegiatan ini semakin mempererat keharmonisan antar umat beragama dan ajang silaturahmi untuk merawat kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin baik di Luwu Timur,” kata Ardias.
Kemah bakti dengan tema "Rukun dalam Keberagaman" mengagendakan bebagai kegiatan yang dikemas dalam Festival seni budaya, dan dirangkaikan rapat koordinasi FKUB Se-Sulawesi Selatan.
Turut Hadir pada acara pembukaan tersebut Ketua FKUB Sulsel Prof.Dr.H.Abd Rahim Yunus dan jajajan FKUB Sulsel, Direktur External Relations & Corporate Affairs Gunawardana Vinyaman, Asisten Pemerintahan Dohri As'ari, Kakan Kesbangpol Guntur Hafid, Kakan Kemenag Luwu Timur Muh Nur Halik, Ketua MUI Luwu Timur KH Abd Azis Rajmal, Ketua TP PKK Luwu Timur Hj Puspawati Husler, Mokole Matano H Umar Ranggo, serta pengurus FKUB Kabupaten Luwu Timur dan Unsur Tripika Kecamatan Nuha.
Pewarta : Julius
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendagri sebut Luwu Timur paling siap jalankan program MBG di wilayah 3T
29 October 2025 19:38 WIB
Bulog Palopo dan Polres Lutim tanam jagung serentak dukung swasembada pangan
08 October 2025 22:22 WIB
DPRD Sulsel soroti penanganan tumpahan minyak PT Vale yang merugikan warga Lutim
10 September 2025 18:36 WIB