Jelang Natal, Pelabuhan Pare-pare dipadati penumpang
Senin, 23 Desember 2019 16:16 WIB
Ratusan penumpang tiba di Pelabuhan Nusantara Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan, Senin (23/12/2019). FOTO/HO/Zulkifli
Makassar (ANTARA) - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, sejak sepekan terakhir Pelabuhan Nusantara Kota Pare-pare, Provinsi Sulawesi Selatan dipadati penumpang untuk melaksankan mudik ke kampung halaman yang waktunya bersamaan dengan musim libur sekolah akhir semester ganjil.
"Untuk Pelabuhan di Pare-pare kami cuma menerima kedatangan penumpang. Rata-rata penumpangnya dari Pulau Kalimantan seperti Samarinda dan Balikpapan," sebut Kepala KSOP Kota Pare-pare, Dahlan saat dikonfirmasi, Senin.
Ia mengatakan, ada kenaikan menjelang perayaan Natal ini, mengingat kepadatan penumpang terlihat setiap harinya hilir mudik masuk pelabuhan.
"Ada peningkatan hingga 75 persen," ungkapnya.
Bertambahnya arus penumpang setiap hari di pelabuhan setempat, Dahlan menyebut jumlah penumpang tersebut masih dalam batas normal dan tidak memenuhi target, Sebab, para penumpang itu hanya berdatangan memadati pelabuhan tersebut.
"Kalau dari Pare-pare keluar, itu bukan lagi hal normal, tapi dibawa normal karena tidak sesuai dengan kapasitas dan tidak memenuhi target perusahaan pelayaran," bebernya.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak KSOP, kata dia, telah menyiapkan pintu atau dermaga yang tidak jauh dari Pelabuhan Nusantara Pare-pare.
"Itu hanya dipersiapan saja apabila kapal penumpangnya datang bersamaan. Sebab, kita tidak mau mendelay kapal penumpang yang datang, jadi hanya untuk antisipasi saja," katanya.
Diprediski jumlah penumpang masih akan berdatangan di Pelabuhan Nusantara Parepare hingga H-1 perayaan natal begitupun pada masa pergantian tahun 2020.
"Untuk Pelabuhan di Pare-pare kami cuma menerima kedatangan penumpang. Rata-rata penumpangnya dari Pulau Kalimantan seperti Samarinda dan Balikpapan," sebut Kepala KSOP Kota Pare-pare, Dahlan saat dikonfirmasi, Senin.
Ia mengatakan, ada kenaikan menjelang perayaan Natal ini, mengingat kepadatan penumpang terlihat setiap harinya hilir mudik masuk pelabuhan.
"Ada peningkatan hingga 75 persen," ungkapnya.
Bertambahnya arus penumpang setiap hari di pelabuhan setempat, Dahlan menyebut jumlah penumpang tersebut masih dalam batas normal dan tidak memenuhi target, Sebab, para penumpang itu hanya berdatangan memadati pelabuhan tersebut.
"Kalau dari Pare-pare keluar, itu bukan lagi hal normal, tapi dibawa normal karena tidak sesuai dengan kapasitas dan tidak memenuhi target perusahaan pelayaran," bebernya.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak KSOP, kata dia, telah menyiapkan pintu atau dermaga yang tidak jauh dari Pelabuhan Nusantara Pare-pare.
"Itu hanya dipersiapan saja apabila kapal penumpangnya datang bersamaan. Sebab, kita tidak mau mendelay kapal penumpang yang datang, jadi hanya untuk antisipasi saja," katanya.
Diprediski jumlah penumpang masih akan berdatangan di Pelabuhan Nusantara Parepare hingga H-1 perayaan natal begitupun pada masa pergantian tahun 2020.
Pewarta : M Darwin Fatir/Zulkifli
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang penumpang Saudia Airlines melahirkan saat pesawat terbang dari Jeddah ke Jakarta
15 March 2026 5:08 WIB
Pelindo Regional 4 pastikan pelabuhan siap layani penumpang Lebaran 1447 H
28 February 2026 15:29 WIB
19 penumpang tewas dan 25 terluka akibat bus tergelincir ke jurang di Nepal
23 February 2026 20:04 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkab Gowa targetkan konversi 150 ton sampah jadi energi terbarukan lewat PSEL
04 April 2026 20:54 WIB
Gubernur Sulsel: Tantangan terbesar program imunisasi adalah mindset orang tua
02 April 2026 21:18 WIB
Pemkot Makassar dan Telkomsel berpeluang kolaborasi program digitalisasi sekolah
02 April 2026 19:49 WIB