Festival seni budaya Melayu Bengkayang segera digelar
Jumat, 27 Desember 2019 16:56 WIB
Salah satu spanduk promosi kegiatan Festival Seni Budaya Melayu I Bengkayang. ANTARA/Wati
Pontianak (ANTARA) - Perhelatan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) I Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat
segera digelar di Lapangan Sepak Bola Wijaya Kusuma Sungai Duri, 28 - 30 Desember 2019.
"Kegiatan ini merupakan yang pertama di Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan ini merupakan even tingkat kabupaten yang dilaksanakan oleh Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Bengkayang," ujar Ketua FSBM I, Hamdani saat dihubungi di Bengkayang, Jumat.
Ia menjelaskan dalam FSBM I akan meggelar delapan tangkai lomba mulai dari vokal grup, berbalas pantun, hingga tarian jepin.
"Adapun peserta yg sudah konfirmasi berpartisipasi adalah kontingen dari sembilan kecamatan," kata dia.
Ia menyebutkan festival kali ini mengusung tema "Melayu Bertuah Menjunjung Marwah".
"Kegiatan ini bertujuan selain sebagai ajang silaturahmi khususnya etnis melayu yang ada di Kabupaten Bengkayang, juga adalah sebagai momen kebangkitan budaya melayu. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan pelestarian seni budaya Melayu dapat diwujudkan di seluruh penjuru kabupaten," kata dia.
Hamdani menyatakan optimis kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.
"Kami sudah melakukan persiapan persiapan yang dibutuhkan. Sehingga kami optimis meskipun terdapat berbagai kendala, namun kita bisa atasi dengan kekompakan dan tekad yang kuat," kata dia.
Hamdani berharap agar kegiatan ini dapat disaksikan oleh ribuan masyarakat khususnya yang ada di pesisir Kabupaten Bengkayang dan kabupaten lain di sekitarnya seperti Singkawang dan Mempawah.
"Insyaallah Bapak Plt.Bupati Bengkayang juga akan berkenan hadir dalam acara pembukaan tanggal 28 Desember 2019," tutur nya.
Sementara itu Kepala Desa Sungai Duri, Rezza P. Herlambang selaku tuan rumah mengaku sangat menyambut baik kegiatan FSBM I. Ia berterima kasih kepada Pemda Bengkayang dan MABM Bengkayang yang sudah mempercayai pergelaran perdana FSBM di Desa Sungai Duri.
"Ini adalah sejarah dan momen kebangkitan budaya melayu. Kami dukung dengan segenap kekuatan yang ada. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sungai Duri khususnya untuk dapat ikut pawai ta'ruf yang akan dilaksanakan sebelum acara pembukaan tangga 28 Desember pagi hari. Semoga kegiatan ini berlangsung dengan lancar," harap dia.
segera digelar di Lapangan Sepak Bola Wijaya Kusuma Sungai Duri, 28 - 30 Desember 2019.
"Kegiatan ini merupakan yang pertama di Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan ini merupakan even tingkat kabupaten yang dilaksanakan oleh Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Bengkayang," ujar Ketua FSBM I, Hamdani saat dihubungi di Bengkayang, Jumat.
Ia menjelaskan dalam FSBM I akan meggelar delapan tangkai lomba mulai dari vokal grup, berbalas pantun, hingga tarian jepin.
"Adapun peserta yg sudah konfirmasi berpartisipasi adalah kontingen dari sembilan kecamatan," kata dia.
Ia menyebutkan festival kali ini mengusung tema "Melayu Bertuah Menjunjung Marwah".
"Kegiatan ini bertujuan selain sebagai ajang silaturahmi khususnya etnis melayu yang ada di Kabupaten Bengkayang, juga adalah sebagai momen kebangkitan budaya melayu. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan pelestarian seni budaya Melayu dapat diwujudkan di seluruh penjuru kabupaten," kata dia.
Hamdani menyatakan optimis kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.
"Kami sudah melakukan persiapan persiapan yang dibutuhkan. Sehingga kami optimis meskipun terdapat berbagai kendala, namun kita bisa atasi dengan kekompakan dan tekad yang kuat," kata dia.
Hamdani berharap agar kegiatan ini dapat disaksikan oleh ribuan masyarakat khususnya yang ada di pesisir Kabupaten Bengkayang dan kabupaten lain di sekitarnya seperti Singkawang dan Mempawah.
"Insyaallah Bapak Plt.Bupati Bengkayang juga akan berkenan hadir dalam acara pembukaan tanggal 28 Desember 2019," tutur nya.
Sementara itu Kepala Desa Sungai Duri, Rezza P. Herlambang selaku tuan rumah mengaku sangat menyambut baik kegiatan FSBM I. Ia berterima kasih kepada Pemda Bengkayang dan MABM Bengkayang yang sudah mempercayai pergelaran perdana FSBM di Desa Sungai Duri.
"Ini adalah sejarah dan momen kebangkitan budaya melayu. Kami dukung dengan segenap kekuatan yang ada. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sungai Duri khususnya untuk dapat ikut pawai ta'ruf yang akan dilaksanakan sebelum acara pembukaan tangga 28 Desember pagi hari. Semoga kegiatan ini berlangsung dengan lancar," harap dia.
Pewarta : Dedi
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Buku sejarah masyarakat Duri Sulsel karya Syukur Abdullah resmi diluncurkan
21 August 2024 12:32 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB