1.585 gempa bumi guncang NTT sepanjang 2019
Jumat, 3 Januari 2020 11:41 WIB
Robert Wahyu. (ANTARA/Bernadus Tokan)
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.585 kali gempa bumi menguncang wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang tahun 2019.
Dari jumlah tersebut, 25 kali kejadian gempa bumi yang bisa dirasakan warga, kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kupang, Robert Wahyu kepada di Kupang, Jumat.
Menurut dia, dari seluruh kejadian gempa bumi yang terjadi selama tahun 2019 itu, berkekuatan antara 1,7-6,4 skala richter (SR), dan memiliki kedalaman 6-150 km.
Dia mengatakan, gempa bumi yang terjadi sepanjang 2019 itu, didominasi oleh gempa bumi dengan kekuatan 3.0-5.0 skala richter (SR) dan kedalaman dangkal <60 km. Kaleidoskop info gempa 2019. (ANTARA/BMKG)
Aktivitas gempa bumi di provinsi berbasis kepulauan itu, terjadi pada bulan Januari 2019 yakni mencapai 198 kejadian, disusul bulan Agustus 187 kejadian dan November 174 kejadian, kata Robert Wahyu.
Dia menambahkan, wilayah dengan kejadian gempa terbanyak adalah Pulau Sumba dan sekitarnya yang mencapai 3.040 kejadian.
Dari 3.040 kejadian gempa bumi di Pulau Sumba, 18 kejadian gempa bumi dirasakan.
Kedalaman dangkal d<60 km = 2.496 kejadian (82 persen), magnitudo m≤3 = 1.937 kejadian (64 persen).
Aktivitas gempa bumi tertinggi terjadi pada bulan Februari yakni sebanyak 437 kejadian, katanya menambahkan.
Dari jumlah tersebut, 25 kali kejadian gempa bumi yang bisa dirasakan warga, kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kupang, Robert Wahyu kepada di Kupang, Jumat.
Menurut dia, dari seluruh kejadian gempa bumi yang terjadi selama tahun 2019 itu, berkekuatan antara 1,7-6,4 skala richter (SR), dan memiliki kedalaman 6-150 km.
Dia mengatakan, gempa bumi yang terjadi sepanjang 2019 itu, didominasi oleh gempa bumi dengan kekuatan 3.0-5.0 skala richter (SR) dan kedalaman dangkal <60 km. Kaleidoskop info gempa 2019. (ANTARA/BMKG)
Aktivitas gempa bumi di provinsi berbasis kepulauan itu, terjadi pada bulan Januari 2019 yakni mencapai 198 kejadian, disusul bulan Agustus 187 kejadian dan November 174 kejadian, kata Robert Wahyu.
Dia menambahkan, wilayah dengan kejadian gempa terbanyak adalah Pulau Sumba dan sekitarnya yang mencapai 3.040 kejadian.
Dari 3.040 kejadian gempa bumi di Pulau Sumba, 18 kejadian gempa bumi dirasakan.
Kedalaman dangkal d<60 km = 2.496 kejadian (82 persen), magnitudo m≤3 = 1.937 kejadian (64 persen).
Aktivitas gempa bumi tertinggi terjadi pada bulan Februari yakni sebanyak 437 kejadian, katanya menambahkan.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB