Makassar (ANTARA News) - Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia
dan PT Pertamina mewujudkan komitmen bersama menjamin pasokan bahan
bakar minyak penunjang kegiatan operasional perusahaan telekomunikasi,
khususnya infrastruktur Base Transceiver Station di Indonesia.
Ketua ATSI Sarwoto Atmosutarno menjelaskan kerjasama ini memiliki nilai
yang sangat strategis bagi kegiatan operasional perusahaan
telekomunikasi di seluruh Indonesia.
"Ketersediaan pasokan BBM sangat dibutuhkan oleh semua operator untuk
menunjang keterjaminan kegiatan operasional, khususnya untuk mendukung
tetap beroperasinya infrastruktur Base Transceiver Station yang tersebar
di berbagai wilayah di Indonesia," ujarnya melalui rilis di Makassar,
Minggu.
Sarwoto berharap kerja sama ini dapat menjaga dan meningkatkan
kenyamanan pelanggan selular dalam menggunakan layanan telekomunikasi.
Kerjasama ini juga memberikan pihaknya fasilitas untuk menggunakan sistem pembayaran terpusat melalui layanan i-serv.
Sistem pembayaran terpusat ini memungkinkan semua operator untuk
melakukan proses pemesanan, monitoring dan pembayaran BBM secara lebih
cepat, mudah dan dengan harga industri yang lebih pasti.
Tingkat penetrasi selular di Indonesia hingga saat ini telah mencapai lebih dari 180 juta pengguna.
Kondisi ini menuntut para operator untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
terhadap layanan jasa telekomunikasi yang cepat dan prima.
"Untuk menghadirkan layanan berkualitas hingga menjangkau ke
daerah-daerah terpencil, tentunya para operator memerlukan dukungan dari
berbagai pihak," tambahnya Sarwoto. (T.KR-RY/F003)