1.648 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di DKI Jakarta
Senin, 25 Mei 2020 18:04 WIB
Petugas medis bersiap menggelar pemeriksaan cepat atau rapid test COVID-19 di Terowongan Kendal, Jakarta, Rabu (6/5/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.648 orang dinyatakan sembuh dari terjangkit virus corona (COVID-19) di DKI Jakarta, sedangkan kasus positif mencapai 6.628.
Sedangkan berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Senin, korban meninggal sebanyak 506 orang.
Untuk kasus konfirmasi positif di Jakarta bertambah 67 orang (hari sebelumnya 6.561 orang), sementara pasien sembuh meningkat 56 orang (hari sebelumnya 1.592 orang) dan yang meninggal naik satu orang (sebelumnya 505 orang).
Jumlah 1.648 orang yang sembuh itu dalam persentase adalah sekitar 25 persen dari kasus positif, sementara kasus meninggal sebanyak 506 orang itu adalah sekitar tujuh persen dari kasus positif.
"Sementara itu, 2.044 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit (sebelumnya 2.026 pasien) dan 2.430 orang melakukan self isolation di rumah (sebelumnya 2.438 orang)," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta juga mencatat di Jakarta, ada Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 14.672 orang (meningkat dari sebelumnya 14.448 orang). Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 12.608 orang (bertambah dari 12.050 orang).
Sementara berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, jumlah ODP ada sebanyak 27.281 orang (bertambah dari 26.498) dengan rincian 26.984 orang (sebelumnya 26.169) sudah selesai proses pemantauannya, serta 297 orang (sebelumnya 329 orang) masih dalam pemantauan.
Adapun dalam laman tersebut, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 8.987 orang (sebelumnya 8.553 orang) dengan rincian 8.265 orang (hari sebelumnya 7.895 orang) sudah pulang dari perawatan dan 722 orang (hari sebelumnya 658 orang) masih dirawat.
Sedangkan berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Senin, korban meninggal sebanyak 506 orang.
Untuk kasus konfirmasi positif di Jakarta bertambah 67 orang (hari sebelumnya 6.561 orang), sementara pasien sembuh meningkat 56 orang (hari sebelumnya 1.592 orang) dan yang meninggal naik satu orang (sebelumnya 505 orang).
Jumlah 1.648 orang yang sembuh itu dalam persentase adalah sekitar 25 persen dari kasus positif, sementara kasus meninggal sebanyak 506 orang itu adalah sekitar tujuh persen dari kasus positif.
"Sementara itu, 2.044 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit (sebelumnya 2.026 pasien) dan 2.430 orang melakukan self isolation di rumah (sebelumnya 2.438 orang)," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta juga mencatat di Jakarta, ada Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 14.672 orang (meningkat dari sebelumnya 14.448 orang). Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 12.608 orang (bertambah dari 12.050 orang).
Sementara berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, jumlah ODP ada sebanyak 27.281 orang (bertambah dari 26.498) dengan rincian 26.984 orang (sebelumnya 26.169) sudah selesai proses pemantauannya, serta 297 orang (sebelumnya 329 orang) masih dalam pemantauan.
Adapun dalam laman tersebut, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 8.987 orang (sebelumnya 8.553 orang) dengan rincian 8.265 orang (hari sebelumnya 7.895 orang) sudah pulang dari perawatan dan 722 orang (hari sebelumnya 658 orang) masih dirawat.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan dan hujan petir berpoptensi dominasi guyur kota besar, Makassar gerimis
30 January 2026 6:46 WIB
Pemprov Sulbar perkuat upaya pencegahan paham IRET lewat pendekatan berbasis regulasi
30 January 2026 5:31 WIB