Dispar Sulbar kembangkan sektor pariwisata berdasarkan konsep kluster
Selasa, 28 Juli 2020 20:05 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar Farid Wajdi (ANTARA/Amirullah)
Mamuju (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Barat mengembangkan sektor pariwisata berdasarkan konsep kluster yang juga melibatkan peran serta masyarakat agar dapat meningkatkan perekonomian daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar Farid Wajdi, di Mamuju, Selasa mengatakan pengembangan pariwisata di daerah itu akan dilakukan secara terpadu, yakni melalui pembagian kluster.
"Saat ini, kami mengembangkan pariwisata melalui konsep kluster, yakni memadukan destinasi wisata dengan kearifan lokal masyarakat. Kluster satu itu meliputi Kabupaten Mamuju, Majene, Mamasa dan Polewali Mandar dan kluster dua meliputi Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah," ujarnya.
"Jadi misalnya, di Kabupaten Pasangkayu terdapat destinasi wisata maka akan dipadukan dengan produk-produk kearifan lokal dari Kabupaten Mamuju. Begitulah model pengembangannya sekarang," tambahnya.
Ia optimistis pengembangan pariwisata melalui model kluster dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah itu.
"Ini harus diangkat sebagai sebuah bagian yang harus dikembangkan melalui pariwisata karena ini menyangkut ekonomi masyarakat. Jadi kami ingin agar masyarakat itu bisa mendapatkan nilai tambah melalui pariwisata," ucapnya.
"Jadi, kita harus berfikir apa yang harus dilakukan masyarakat sehingga punya nilai tambah ekonomi melalui pola pengembangan pariwisata. Ke depan akan dirancang seperti itu dan kami akan mendesain sehingga menumbuhkan minat masyarakat untuk bersama-sama membangun pariwisata di Sulbar," jelas Farid Wajdi.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar Farid Wajdi, di Mamuju, Selasa mengatakan pengembangan pariwisata di daerah itu akan dilakukan secara terpadu, yakni melalui pembagian kluster.
"Saat ini, kami mengembangkan pariwisata melalui konsep kluster, yakni memadukan destinasi wisata dengan kearifan lokal masyarakat. Kluster satu itu meliputi Kabupaten Mamuju, Majene, Mamasa dan Polewali Mandar dan kluster dua meliputi Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah," ujarnya.
"Jadi misalnya, di Kabupaten Pasangkayu terdapat destinasi wisata maka akan dipadukan dengan produk-produk kearifan lokal dari Kabupaten Mamuju. Begitulah model pengembangannya sekarang," tambahnya.
Ia optimistis pengembangan pariwisata melalui model kluster dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah itu.
"Ini harus diangkat sebagai sebuah bagian yang harus dikembangkan melalui pariwisata karena ini menyangkut ekonomi masyarakat. Jadi kami ingin agar masyarakat itu bisa mendapatkan nilai tambah melalui pariwisata," ucapnya.
"Jadi, kita harus berfikir apa yang harus dilakukan masyarakat sehingga punya nilai tambah ekonomi melalui pola pengembangan pariwisata. Ke depan akan dirancang seperti itu dan kami akan mendesain sehingga menumbuhkan minat masyarakat untuk bersama-sama membangun pariwisata di Sulbar," jelas Farid Wajdi.
Pewarta : Amirullah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB