76.000 keluarga penerima manfaat di Sulbar terima BST
Selasa, 5 Januari 2021 19:05 WIB
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerimaan manfaat (05/01/2020) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Sebanyak 76.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Sulawesi Barat menerima bantuan sosial tunai (BST) untuk masyarakat prasejahtera yang dilanda pendemi COVID-19 selama 2020.
"Sebagai gubernur saya mengucapkan terima kasih atas segala perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Sulbar karena telah banyak bantuan yang dikucurkan kepada masyarakat yang dilanda pendemi COVID-19," kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, pemerintah pusat selama telah menyalurkan BST untuk 76.000 KPM di Sulbar, serta menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan pangan non tunai berupa sembako untuk 102.537 KPM sebagai bantuan penanganan bencana pandemi COVID- 19.
"Bantuan pemerintah pusat yang juga dirasakan seluruh masyarakat di Indonesia bernilai Rp110 triliun dan dialokasikan melalui APBN," katanya.
Menurut dia, bantuan program tersebut tentunya telah sangat membantu masyarakat prasejahtera apalagi menghadapi pandemi COVID-19
Gubernur berharap program tersebut terus dapat berjalan maksimal atas kerjasama seluruh elemen bangsa semoga pandemi segera berakhir dan masyarakat menjadi lebih, mandiri, cerdas dan sehat (Marasa), sesuai visi pemerintah Sulbar.
"Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, memperkuat daya beli masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik," ujarnya.
"Sebagai gubernur saya mengucapkan terima kasih atas segala perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Sulbar karena telah banyak bantuan yang dikucurkan kepada masyarakat yang dilanda pendemi COVID-19," kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, pemerintah pusat selama telah menyalurkan BST untuk 76.000 KPM di Sulbar, serta menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan pangan non tunai berupa sembako untuk 102.537 KPM sebagai bantuan penanganan bencana pandemi COVID- 19.
"Bantuan pemerintah pusat yang juga dirasakan seluruh masyarakat di Indonesia bernilai Rp110 triliun dan dialokasikan melalui APBN," katanya.
Menurut dia, bantuan program tersebut tentunya telah sangat membantu masyarakat prasejahtera apalagi menghadapi pandemi COVID-19
Gubernur berharap program tersebut terus dapat berjalan maksimal atas kerjasama seluruh elemen bangsa semoga pandemi segera berakhir dan masyarakat menjadi lebih, mandiri, cerdas dan sehat (Marasa), sesuai visi pemerintah Sulbar.
"Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, memperkuat daya beli masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik," ujarnya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulbar berharap bantuan beras PPKM bisa kurangi beban masyarakat
21 July 2021 21:30 WIB, 2021
PT Pos manfaatkan teknologi untuk tingkatkan akurasi pendistribusian BST
16 March 2021 23:21 WIB, 2021
Pos Indonesia siap salurkan Bantuan Sosial Tunai sebesar Rp12 triliun
05 January 2021 14:04 WIB, 2021
PT Pos Indonesia terus salurkan BST di kawasan terluar dan terpencil
12 November 2020 8:46 WIB, 2020
Melihat efektivitas penyaluran bantuan sosial tunai dan beras di Surabaya
09 October 2020 16:12 WIB, 2020
PT Pos Sulawesi Maluku mulai salurkan BST di wilayah terpencil Sulsel
26 September 2020 22:12 WIB, 2020
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB