Makassar (ANTARA News) - Perayaan Tahun Baru Imlek yang menjadi agenda even pariwisata tahun ini di Makassar tidak diikuti kegiatan pawai ritual Cap Go Meh seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya.

"Ritual arak-arakan Cap Go Meh memang tidak ada dalam perayaan Imlek tahun ini, karena dewa-dewa di klenteng-klenteng tidak ada di tempat saat ini," ungkap Wakil Ketua Walubi Sulsel, Yongris Lao di Makassar, Selasa.

Pawai ritual Cap Go Meh yang diselenggarakan pada hari ke-15 perayaan imlek itu dengan mengitari kawasan pecinan (China Town) di Makassar, katanya.

Namun, dia mengungkapkan perayaan tahun baru imlek akan dilaksanakan dengan kegiatan pegelaran seni masyarakat Tionghoa pada 5-7 Februari 2011.

Agenda kegiatan tahun baru China ini akan menghadirkan pameran foto-foto dan barang-barang pecinan tempo dulu seperti arak-arakan prosei Cap Go Meh, kumpulan buku komik tulisan tangan dalam aksara Lontara dan Mandarin.

Kemudian memasuki hari kedua perayaan Imlek, komunitas pemerhati budaya Tionghoa Indonesia menggelar dialog budaya yang membahas seputar sejarah sinergi dan asimilasi warga Tionghoa di Indonesia.

Dia menambahkan, selain diskusi dan pameran foto panitia imlek juga akan menggelar pertunjukan malam satu hati dengan menampilkan tarian empat etnis hingga atraksi juara dunia Barongsai tonggak.

Dalam kegiatan itu mereka juga akan menampilkan artis-artis mandarin dari Jakarta dan atraksi Wu Shu yang diikuti dengan pesta kembang api.(T.KR-HK/S016)