Sri Sultan HB X mencanangkan Gerakan Indonesia Raya Bergema
Kamis, 20 Mei 2021 13:34 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)
Yogyakarta (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mencanangkan Gerakan Indonesia Raya Bergema dari Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis.
Pada momentum Hari Kebangkitan Nasional 2021, gerakan itu dicanangkan sebagai ajakan untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya secara berkelanjutan di ruang publik.
"Momentum hari ini sejatinya ingin menggugah ingatan kita bahwa Indonesia Raya membuat kita bangkit 'gumregah' dengan amalan bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, di mana bersemayam ruh yang mampu memperteguh semangat kebangsaan dalam membangun Indonesia Raya yang maju dan bermartabat," kata Sultan dalam sambutannya.
Oleh sebah itu, ia mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta untuk membangkitkan Gerakan Indonesia Raya Bergema seperti halnya saat perjuangan Serangan Oemoem 1 Maret 1949 yang mampu membawa inspirasi semangat kebangsaan yang hidup di hati masyarakat luas.
"Kalau dulu digemakan oleh samangat kebangsaan autentik, kini kita menggemakan semangat kebangsaan baru abad millenial agar benar-benar mau membangun jiwa ragaku demi Tanah Airku, tanah tumpah darahku dan di sanalah aku berdiri seraya berseru Indoensia bersatu," kata Raja Keraton Yogyakarta ini.
Seremonial pencanangan gerakan itu ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi oleh Abdi Dalem Musikan Keraton Yogyakarta dari Bangsal Mandalasana, Keraton Yogyakarta.
Pada waktu yang sama, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga dinyanyikan serentak di seluruh kantor organisasi perangkat daerah DIY dan kabupaten/kota serta sejumlah tempat lainnya.
Sebelumnya Gubernur DIY telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 29/SE/V/2021 tentang "Memperdengarkan Lagu Indonesia Raya" yang diteken pada Selasa (18/5).
Melalui SE itu, Sultan meminta lagu kebangsaan Indonesia Raya satu stanza diperdengarkan di ruang publik di wilayahnya setiap pagi hari pukul 10.00 WIB mulai 20 Mei 2021.
Ia meminta setiap orang yang hadir pada saat lagu Indonesia Raya diperdengarkan atau dinyanyikan agar berdiri tegak dengan sikap hormat.
Menko Polhukam RI Mahfud MD mendukung gerakan Indonesia Raya Bergema yang dicanangkan Sri Sultan HB X bertepatan dengan momentum Harkitnas.
"Semoga semangat bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, kembali memasuki jiwa rakyat seluruh Indonesia, seperti pada masa perjuangan dari. Dari Jogja istimewa untuk Indonesia Raya," kata dia.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan mendukung penuh gagasan Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk mengajak seluruh warga menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Terus terang, saya sangat terinspirasi dan mendukung seratus persen gagasan ini. Sri Sultan mengajak kita untuk merasakan perjalanan Indonesia lewat lagu kebangsaan kita. Ini adalah momen yang sangat tepat untuk kita memompa lagi spirit kenegaraan kita, terutama karena hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional," kata dia.
Pada momentum Hari Kebangkitan Nasional 2021, gerakan itu dicanangkan sebagai ajakan untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya secara berkelanjutan di ruang publik.
"Momentum hari ini sejatinya ingin menggugah ingatan kita bahwa Indonesia Raya membuat kita bangkit 'gumregah' dengan amalan bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, di mana bersemayam ruh yang mampu memperteguh semangat kebangsaan dalam membangun Indonesia Raya yang maju dan bermartabat," kata Sultan dalam sambutannya.
Oleh sebah itu, ia mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta untuk membangkitkan Gerakan Indonesia Raya Bergema seperti halnya saat perjuangan Serangan Oemoem 1 Maret 1949 yang mampu membawa inspirasi semangat kebangsaan yang hidup di hati masyarakat luas.
"Kalau dulu digemakan oleh samangat kebangsaan autentik, kini kita menggemakan semangat kebangsaan baru abad millenial agar benar-benar mau membangun jiwa ragaku demi Tanah Airku, tanah tumpah darahku dan di sanalah aku berdiri seraya berseru Indoensia bersatu," kata Raja Keraton Yogyakarta ini.
Seremonial pencanangan gerakan itu ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi oleh Abdi Dalem Musikan Keraton Yogyakarta dari Bangsal Mandalasana, Keraton Yogyakarta.
Pada waktu yang sama, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga dinyanyikan serentak di seluruh kantor organisasi perangkat daerah DIY dan kabupaten/kota serta sejumlah tempat lainnya.
Sebelumnya Gubernur DIY telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 29/SE/V/2021 tentang "Memperdengarkan Lagu Indonesia Raya" yang diteken pada Selasa (18/5).
Melalui SE itu, Sultan meminta lagu kebangsaan Indonesia Raya satu stanza diperdengarkan di ruang publik di wilayahnya setiap pagi hari pukul 10.00 WIB mulai 20 Mei 2021.
Ia meminta setiap orang yang hadir pada saat lagu Indonesia Raya diperdengarkan atau dinyanyikan agar berdiri tegak dengan sikap hormat.
Menko Polhukam RI Mahfud MD mendukung gerakan Indonesia Raya Bergema yang dicanangkan Sri Sultan HB X bertepatan dengan momentum Harkitnas.
"Semoga semangat bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, kembali memasuki jiwa rakyat seluruh Indonesia, seperti pada masa perjuangan dari. Dari Jogja istimewa untuk Indonesia Raya," kata dia.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan mendukung penuh gagasan Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk mengajak seluruh warga menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Terus terang, saya sangat terinspirasi dan mendukung seratus persen gagasan ini. Sri Sultan mengajak kita untuk merasakan perjalanan Indonesia lewat lagu kebangsaan kita. Ini adalah momen yang sangat tepat untuk kita memompa lagi spirit kenegaraan kita, terutama karena hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional," kata dia.
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
DPRD Sulsel segera jalankan hak angket di CPI, Jangan sampai aset Pemprov hilang
04 February 2026 13:30 WIB
Saksikan laga persahatan timnas U-17 Indonesia vs China, harga tiket Rp50 ribu
03 February 2026 13:32 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
Gubernur Sulsel tegaskan siap jalankan program prioritas Presiden Prabowo
03 February 2026 10:26 WIB
Presiden Prabowo bertukar pandangan dengan Abraham Samad soal pemberantasan korupsi
02 February 2026 13:34 WIB