SAR UNM Telusuri Mahasiswa Hilang
Selasa, 19 April 2011 20:35 WIB
Makassar (ANTARA News) - Pusat Operasi SAR Universitas Muhammadiyah Makassar (UNM) menurunkan tim untuk mencari mahasiswa yang hilang di kawasan air terjun Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Kepala Pusat Operasi SAR UNM, Muhammad Ikbal di Makassar, Selasa, menjelaskan pihaknya telah mengutus enam personil untuk melakukan pencarian sesuai dengan standar operasi medan darat selama tujuh hari.
"Selain menurunkan personel, kami terus memantau proses pencarian korban langsung dari lokasi kejadian melalui pesawat radio dan telepon seluler," kata dia.
Menurut data SAR UNM, rekan korban yang ditemukan meninggal diidentifikasi bernama Efendy Jufri (20) yang dikabarkan mengikuti kegiatan Youth Camp yang digelar Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Al-Furqan Universitas Muhammadiayah Makassar, Minggu (17/4).
Korban ditemukan tidak jauh dari titik duga dengan kondisi pucat kusam dan akhirnya meninggal dunia beberapa saat setelah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mayat korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Mamoa IV Makassar.
Dia mengaku, saat ini tim SAR UNM bergabung dengan tim SAR lainnya untuk mencari teman korban bernama Faisal (20 thn) yang dikabarkan hilang saat ikut membantu proses evakuasi rekannya yang ditemukan meninggal di lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR UNM, SAR UH, SAR Pramuka, PSC, SAR Marteam, Tagana Gowa, Tagana Prov, Tagana UIN, Manggala AGNI, Tim Kehutanan Gowa dan Tim Polsek Parangloe, Gowa memutuskan untuk melakukan Eksplorer Search and Rescue (ESAR) dengan menyisir keberadaan korban yang diduga tersesat dalam kawasan hutan tersebut.
(T.KR-HK/A033)
Kepala Pusat Operasi SAR UNM, Muhammad Ikbal di Makassar, Selasa, menjelaskan pihaknya telah mengutus enam personil untuk melakukan pencarian sesuai dengan standar operasi medan darat selama tujuh hari.
"Selain menurunkan personel, kami terus memantau proses pencarian korban langsung dari lokasi kejadian melalui pesawat radio dan telepon seluler," kata dia.
Menurut data SAR UNM, rekan korban yang ditemukan meninggal diidentifikasi bernama Efendy Jufri (20) yang dikabarkan mengikuti kegiatan Youth Camp yang digelar Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Al-Furqan Universitas Muhammadiayah Makassar, Minggu (17/4).
Korban ditemukan tidak jauh dari titik duga dengan kondisi pucat kusam dan akhirnya meninggal dunia beberapa saat setelah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mayat korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Mamoa IV Makassar.
Dia mengaku, saat ini tim SAR UNM bergabung dengan tim SAR lainnya untuk mencari teman korban bernama Faisal (20 thn) yang dikabarkan hilang saat ikut membantu proses evakuasi rekannya yang ditemukan meninggal di lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR UNM, SAR UH, SAR Pramuka, PSC, SAR Marteam, Tagana Gowa, Tagana Prov, Tagana UIN, Manggala AGNI, Tim Kehutanan Gowa dan Tim Polsek Parangloe, Gowa memutuskan untuk melakukan Eksplorer Search and Rescue (ESAR) dengan menyisir keberadaan korban yang diduga tersesat dalam kawasan hutan tersebut.
(T.KR-HK/A033)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang mahasiswa hilang di Bukit Popalia ditemukan di jurang sedalam 85 meter
26 September 2022 10:31 WIB, 2022
Gubernur Sulsel kerahkan tim bantu pencarian korban longsor di Parangloe Gowa
17 November 2022 20:21 WIB, 2022
Polres Gowa pasang penghalang di lokasi longsor Parangloe antisipasi kecelakaan
23 February 2022 5:23 WIB, 2022
Sejumlah warga di Parangloe Gowa heboh dengan fenomena air sungai berbusa
10 February 2022 16:09 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Jalan Kajaolalido-Thamrin jadi proyek percontohan pejalan kaki di Makassar
26 September 2026 12:10 WIB