14 mahasiswa Unhas lolos progam IISMA Kampus Merdeka Kemendikbudristek
Kamis, 17 Juni 2021 21:03 WIB
Direktur Pendidikan Unhas Dr Ida Leida MScPH membeberkan keberhasilan 14 mahasiswa lolos IISMA Kemendikbudristek di Makassar, Kamis,(17/6/2021).ANTARA/HO/Unhas
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Hasanuddin berhasil lolos dalam seleksi program "Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)" yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Direktur Pendidikan Unhas Dr Ida Leida MScPH di Makassar, Kamis, mengatakan banyak yang tertarik dalam program ini. Namun, salah satu syarat Kemendikbud bagi mereka yang sudah mengikuti program Kampus Merdeka utamanya yang telah mendapatkan pendanaan, tidak dapat mengikuti IISMA.
"Awalnya sekitar 100 orang yang mendaftar. Akan tetapi, setelah melalui proses seleksi administrasi hanya 37 yang kami kirimkan namanya dan mengikuti seleksi dari pihak Kemendikbudristek hingga dinyatakan 14 yang berhasil lolos," katanya.
Ia menjelaskan program ini membuka peluang kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah atau kegiatan yang dapat disetarakan dengan mata kuliah di luar kompetensi prodi.
Mahasiswa mendapatkan beasiswa dari Kemendikbud Ristek untuk menempuh pembelajaran di perguruan tinggi luar negeri yang menjadi mitra Kemendikbud selama satu semester yang kegiatannya disetarakan hingga 20 sks, dengan mengambil mata kuliah dan aktivitas pengembangan diri yang diminati.
Lebih lanjut, Dr. Ida juga menyampaikan kebanggaannya atas mahasiswa Unhas yang berhasil mengikuti program IISMA.
Jumlah peserta lolos melebihi perkiraan, mengingat proses seleksi yang cukup ketat dan diikuti oleh seluruh PTN dan PTS se-Indonesia. Olehnya itu, Ia berharap agar kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk peningkatan pengetahuan dan jejaring.
Dengan adanya keikutsertaan mahasiswa Unhas dalam program IISMA maka secara langsung ataupun tidak berdampak pada upaya Unhas yang terus mengoptimalkan diri dalam dunia internasional.
Tidak hanya itu, akan memberikan dampak positif terhadap citra Unhas di universitas luar negeri yang diharapkan dapat membantu dalam hal peningkatan mahasiswa outbound dan jejaring yang mengglobal.
"Hadirnya IISMA dapat membuka jalan mahasiswa kami untuk menambah pengetahuan sekaligus jejaring mereka. Nantinya, sebelum berangkat mereka akan kami bimbing untuk menjadi perwakilan memperkenalkan Unhas di universitas yang mereka pilih untuk belajar selama satu semester," ujarnya.
IISMA merupakan salah satu program unggulan Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan kepada mahasiswa melakukan kegiatan pengembangan diri di luar kampus pada perguruan tinggi luar negeri.
Dalam program IISMA, mahasiswa harus mengambil sejumlah mata kuliah yang ditawarkan perguruan tinggi mitra. Kuliah akan berlangsung secara tatap muka atau luring. Keberangkatan peserta disesuaikan dengan kalender akademik perguruan tinggi mitra luar negeri.
Direktur Pendidikan Unhas Dr Ida Leida MScPH di Makassar, Kamis, mengatakan banyak yang tertarik dalam program ini. Namun, salah satu syarat Kemendikbud bagi mereka yang sudah mengikuti program Kampus Merdeka utamanya yang telah mendapatkan pendanaan, tidak dapat mengikuti IISMA.
"Awalnya sekitar 100 orang yang mendaftar. Akan tetapi, setelah melalui proses seleksi administrasi hanya 37 yang kami kirimkan namanya dan mengikuti seleksi dari pihak Kemendikbudristek hingga dinyatakan 14 yang berhasil lolos," katanya.
Ia menjelaskan program ini membuka peluang kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah atau kegiatan yang dapat disetarakan dengan mata kuliah di luar kompetensi prodi.
Mahasiswa mendapatkan beasiswa dari Kemendikbud Ristek untuk menempuh pembelajaran di perguruan tinggi luar negeri yang menjadi mitra Kemendikbud selama satu semester yang kegiatannya disetarakan hingga 20 sks, dengan mengambil mata kuliah dan aktivitas pengembangan diri yang diminati.
Lebih lanjut, Dr. Ida juga menyampaikan kebanggaannya atas mahasiswa Unhas yang berhasil mengikuti program IISMA.
Jumlah peserta lolos melebihi perkiraan, mengingat proses seleksi yang cukup ketat dan diikuti oleh seluruh PTN dan PTS se-Indonesia. Olehnya itu, Ia berharap agar kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk peningkatan pengetahuan dan jejaring.
Dengan adanya keikutsertaan mahasiswa Unhas dalam program IISMA maka secara langsung ataupun tidak berdampak pada upaya Unhas yang terus mengoptimalkan diri dalam dunia internasional.
Tidak hanya itu, akan memberikan dampak positif terhadap citra Unhas di universitas luar negeri yang diharapkan dapat membantu dalam hal peningkatan mahasiswa outbound dan jejaring yang mengglobal.
"Hadirnya IISMA dapat membuka jalan mahasiswa kami untuk menambah pengetahuan sekaligus jejaring mereka. Nantinya, sebelum berangkat mereka akan kami bimbing untuk menjadi perwakilan memperkenalkan Unhas di universitas yang mereka pilih untuk belajar selama satu semester," ujarnya.
IISMA merupakan salah satu program unggulan Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan kepada mahasiswa melakukan kegiatan pengembangan diri di luar kampus pada perguruan tinggi luar negeri.
Dalam program IISMA, mahasiswa harus mengambil sejumlah mata kuliah yang ditawarkan perguruan tinggi mitra. Kuliah akan berlangsung secara tatap muka atau luring. Keberangkatan peserta disesuaikan dengan kalender akademik perguruan tinggi mitra luar negeri.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ratusan mahasiswa hukum se-Indonesia ikuti kompetisi peradilan semu di Makassar
09 February 2026 18:26 WIB
Angkat tema alam, mahasiswa dari sanggar OAP wakili KTI di ajang menari nasional
30 January 2026 5:34 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Polresta Mamuju dan organisasi mahasiswa teken kesepakatan demonstrasi damai
15 January 2026 19:59 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB