Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Air Minum Makassar mengklaim mampu menekan kerugian operasional sebesar Rp162 juta dari Rp4,5 miliar kerugian pada kuartal pertama 2011.
"Pada kuartal pertama tahun lalu, kerugian operasional PDAM itu sekitar Rp4,5 miliar dan pada kuartal pertama tahun ini kami mampu menekan kerugian itu menjadi Rp4,3 miliar lebih atau Rp162 juta," ujar Direktur Keuangan PDAM Makassar Asdar Ali di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, kerugian itu mampu ditekan karena kebocoran yang mampu ditekan setelah manajemen memilih untuk menekan kebocoran satu persen per bulan.
Rata-rata biaya operasional PDAM Makassar mulai menurun sekitar puluhan juta rupiah perharinya. Ini dikarenakan air yang didistrubusikan ke rumah warga sudah tidak terbuang lagi.
Berdasarkan data terakhir PDAM Makassar mencatat, kebocoran yang mampu diperbaiki oleh bidang teknis sudah mencapai seribu titik lebih.
Karena itu PDAM optimistis kerugian operasional ini dapat ditekan dari catatan keuangan tahun lalu sekitar Rp15 miliar.
Ia menambahkan, kerugian PDAM ini diprediksi akan terus menurun hingga akhir tahun nanti. Beberapa kebijakan saat ini tengah ditempuh perusahaan untuk mendukung upaya itu diantaranya merevisi sistem pembayaran dari menggunakan jasa loket pihak ketiga menjadi sistem perbankan.
Upaya ini ditempuh perusahaan mengingat komisi yang harus dikeluarkan perusahaan ke pihak ketiga cukup besar atau berkisar Rp36 juta perbulannya.
Melalui sistem perbankan, PDAM Makassar justru akan mendapat tambahan pendapatan sebab dari setiap kali tranksasi pembayaran PDAM akan mendapat komisi sebesar Rp500 dari pihak Bank.
"Saat ini manajemen perusahaan tengah merampungkan kerja sama dengan bank tersebut supaya bisa mengefektifkan pelayaanan," katanya.
Menurutnya, hal lain yang akan memicu menuruunya kerugian PDAM yakni adanya rencana penerapan penyesuaian tarif pada Juni nanti.
Pendapatan perusahaan diprediksi akan meningkat tajam berkisar Rp15 miliaran lebih dengan penerapan tarif baru ini.
Terkait rencana perbaikan layanan pasca kenaikan tarif, direksi berjanji akan tetap memberikan layanan prima. Salah satunya dengan menjamin distribusi air dari hasil perbaikan saluran besar yang rusak berat. (T.KR-MH/S016)
PDAM Makassar Tekan Kerugian Operasional Rp4,5 Miliar
Kamis, 26 Mei 2011 21:11 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026