Tes swab dalam operasi PPKM Makassar jaring 55 orang positif COVID-19
Jumat, 20 Agustus 2021 21:54 WIB
Suasana tes swab antigen terhadap pengendara jalan yang terjaring operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jalan Aroepala, perbatasan Kota Makassar-Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
Makassar (ANTARA) - Operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui tes swab antigen COVID-19 on the road (di jalanan) oleh Satgas terpadu Pemkot Makassar sejak Kamis 11 Agustus 2021, berhasil menjaring 55 orang yang dinyatakan berstatus positif COVID-19.
"Setelah sembilan hari dilaksanakan operasi swab on the road di pintu masuk perbatasan kota ini, dari data Dinas Kesehatan yang telah diperiksa sebanyak 2.089 orang, 55 orang di antaranya dinyatakan positif COVID-19," sebut Juru bicara Makassar Recover Dr Natsir Aloq Desi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Operasi penyekatan sekaligus pemeriksaan swab antigen bagi pengendara, kata dia, dilakukan pada empat titik wilayah perbatasan, masuk kota, yakni di jalan Penghibur, Jalan Aroepala, Jalan Perintis Kemerdekaan wilayah Sudiang depan kantor BPS, dan Jalan Sultan Alauddin wilayah Terminal Malengkeri.
Sedangkan bagi mereka yang terjaring berstatus positif Orang Tanpa Gejala (OTG) segera dilakukan tracing atau penelusuran siapa saja yang sudah kontak erat dengan mereka oleh tim Covid Hunter.
"Ditemukan positif COVID-19 itu ada sebagian dari luar Kota Makassar. Bagi yang positif ditindaklanjuti Satgas Covid Hunter dengan melaksanakan tes swab PCR untuk memastikan. Bila hasilnya tetap positif baru kita arahkan isolasi mandiri di rumah atau ke isolasi apung di KM Umsini," ungkapnya.
Ia menegaskan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19, Tim Makassar Recover akan terus turun ke lapangan untuk melaksanakan swab dijalanan, hingga wilayah ini masuk zona hijau.
Pihaknya pun mendorong masyarakat agar ikut membantu pemerintah dalam hal percepatan penanganan pandemi COVID-19 salah satunya adalah untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan demi menekan penyebaran virus tersebut.
"Kita tidak boleh lengah, masyarakat harus terus patuh pada protokol kesehatan 5M. Untuk memutus mata rantai Covid Tim Makassar Recover terus bergerak dan tetap melakukan operasi swab on the road, dibantu personil TNI dan Polri," ucapnya menegaskan.
"Setelah sembilan hari dilaksanakan operasi swab on the road di pintu masuk perbatasan kota ini, dari data Dinas Kesehatan yang telah diperiksa sebanyak 2.089 orang, 55 orang di antaranya dinyatakan positif COVID-19," sebut Juru bicara Makassar Recover Dr Natsir Aloq Desi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Operasi penyekatan sekaligus pemeriksaan swab antigen bagi pengendara, kata dia, dilakukan pada empat titik wilayah perbatasan, masuk kota, yakni di jalan Penghibur, Jalan Aroepala, Jalan Perintis Kemerdekaan wilayah Sudiang depan kantor BPS, dan Jalan Sultan Alauddin wilayah Terminal Malengkeri.
Sedangkan bagi mereka yang terjaring berstatus positif Orang Tanpa Gejala (OTG) segera dilakukan tracing atau penelusuran siapa saja yang sudah kontak erat dengan mereka oleh tim Covid Hunter.
"Ditemukan positif COVID-19 itu ada sebagian dari luar Kota Makassar. Bagi yang positif ditindaklanjuti Satgas Covid Hunter dengan melaksanakan tes swab PCR untuk memastikan. Bila hasilnya tetap positif baru kita arahkan isolasi mandiri di rumah atau ke isolasi apung di KM Umsini," ungkapnya.
Ia menegaskan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19, Tim Makassar Recover akan terus turun ke lapangan untuk melaksanakan swab dijalanan, hingga wilayah ini masuk zona hijau.
Pihaknya pun mendorong masyarakat agar ikut membantu pemerintah dalam hal percepatan penanganan pandemi COVID-19 salah satunya adalah untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan demi menekan penyebaran virus tersebut.
"Kita tidak boleh lengah, masyarakat harus terus patuh pada protokol kesehatan 5M. Untuk memutus mata rantai Covid Tim Makassar Recover terus bergerak dan tetap melakukan operasi swab on the road, dibantu personil TNI dan Polri," ucapnya menegaskan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Teknik Pertanian Unhas terima pendanaan Rp1,5 miliar dari PKKM pada 2023
19 April 2023 15:04 WIB, 2023
Dinkes Sulsel minta warga tetap vaksin booster meski PPKM telah dicabut
11 January 2023 19:34 WIB, 2023
Pengamat: Pencabutan PPKM bonus bagi perbankan hadapi potensi resesi 2023
09 January 2023 14:05 WIB, 2023
Presiden Jokowi berharap aktivitas perdagangan semarak pascapencabutan PPKM
08 January 2023 13:37 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB