Dua objek wisata di Kota Solo siap terima kunjungan wisatawan
Selasa, 7 September 2021 18:52 WIB
Salah satu pengunjung Taman Balekambang melakukan swafoto di dalam kawasan wisata alam tersebut. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Dua objek wisata di Kota Solo yakni Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Taman Balekambang siap menerima kunjungan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) setelah uji coba selama beberapa hari terakhir.
Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta sekaligus Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani di Solo, Selasa, mengatakan dari hasil monitoring dan evaluasi simulasi, kedua objek wisata tersebut dinyatakan siap dan layak kembali menerima kunjungan pariwisata.
Meski demikian, kata dia, masing-masing pengelola masih harus menunggu mengingat QR Code untuk aplikasi Peduli Lindungi yang masih dalam proses pengajuan.
Ia memastikan hasil evaluasi dan monitoring sudah dilaporkan dan keduanya dianggap layak karena sudah menerapkan aturan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surakarta terkait PPKM Level 3 di Solo.
Pada SE Wali Kota Surakarta Nomor 067/2777 tentang PPKM Level 3 COVID-19 di Kota Surakarta tertera simulasi pembukaan kembali destinasi wisata di ruang terbuka mencakup Taman Satwa Taru Jurug dan Taman Balekambang dengan kapasitas maksimum 25 persen.
Selain itu, pengunjung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. Sedangkan untuk anak yang berusia kurang dari 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan simulasi pembukaan.
Ia mengatakan dari sisi kesiapan, masing-masing pengelola objek wisata sudah bisa menangani kunjungan wisata dari masyarakat secara umum.
"Sudah dilaporkan, sudah baik, dan siap menerima wisatawan karena sudah melakukan simulasi sesuai arahan," katanya.
Sementara itu Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo mengatakan simulasi sudah dilakukan pada Kamis-Jumat minggu lalu. Ia mengatakan hasil dari simulasi itu menyatakan bahwa TSTJ siap menerima kunjungan wisata karena sarana dan prasarana penunjang dan penerapan protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik.
"Satgas sudah mengizinkan buka, tinggal menunggu aplikasinya itu," katanya.
Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta sekaligus Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani di Solo, Selasa, mengatakan dari hasil monitoring dan evaluasi simulasi, kedua objek wisata tersebut dinyatakan siap dan layak kembali menerima kunjungan pariwisata.
Meski demikian, kata dia, masing-masing pengelola masih harus menunggu mengingat QR Code untuk aplikasi Peduli Lindungi yang masih dalam proses pengajuan.
Ia memastikan hasil evaluasi dan monitoring sudah dilaporkan dan keduanya dianggap layak karena sudah menerapkan aturan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surakarta terkait PPKM Level 3 di Solo.
Pada SE Wali Kota Surakarta Nomor 067/2777 tentang PPKM Level 3 COVID-19 di Kota Surakarta tertera simulasi pembukaan kembali destinasi wisata di ruang terbuka mencakup Taman Satwa Taru Jurug dan Taman Balekambang dengan kapasitas maksimum 25 persen.
Selain itu, pengunjung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. Sedangkan untuk anak yang berusia kurang dari 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan simulasi pembukaan.
Ia mengatakan dari sisi kesiapan, masing-masing pengelola objek wisata sudah bisa menangani kunjungan wisata dari masyarakat secara umum.
"Sudah dilaporkan, sudah baik, dan siap menerima wisatawan karena sudah melakukan simulasi sesuai arahan," katanya.
Sementara itu Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo mengatakan simulasi sudah dilakukan pada Kamis-Jumat minggu lalu. Ia mengatakan hasil dari simulasi itu menyatakan bahwa TSTJ siap menerima kunjungan wisata karena sarana dan prasarana penunjang dan penerapan protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik.
"Satgas sudah mengizinkan buka, tinggal menunggu aplikasinya itu," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB